Liputan6.com, Setelah berhasil menjaring banyak pembeli di setiap peluncuran produknya, Xiaomi menjadi salah satu perusahaan yang cukup dikenal di dunia. Sukses di pasar smartphone membuat perusahaan itu mulai meluaskan sayap bisnisnya ke pasar tablet.
Tablet pertama perusahaan asal Tiongkok itu baru mulai dipasarkan di pasar kampung halamannya. Perusahaan itu menamai produk anyarnya ini sebagai Xiaomi MiPad. Demikian dilansir Phone Arena.
Meski baru meluncur, Xiaomi sangat percaya diri tablet baru buatannya itu bakalan sukses di pasaran. Bahkan, seperti dikutip dari Phone Arena, perusahaan tersebut sudah berani menantang iPad buatan Apple yang sudah sejak lama merajai pasar tablet dunia.
CEO Xiaomi, Lei Jun mengaku bahwa membuat tablet Android bukan suatu hal sulit, akan tetapi kurangnya aplikasi dan game di platform tersebut menjadi sebuah kekurangan yang harus ditanggulangi. Ia merasa perusahaannya punya kesempatan dikarenakan belum ada produsen tablet Android yang mampu menanggulanginya.
Xiaomi memasarkan tablet pertama buatannya itu dengan harga US$ 240 atau sekitar Rp 2,7 jutaan. MiPad menawarkan spesifikasi tinggi seperti prosesor quad-core Nvidia K1 dipadu RAM 2 GB.
Tablet ini mengusung layar buatan Sharp berukuran 7,9 inch beresolusi 2048 x 1536 piksel. Sumber tenaga di Mipad berasa dari baterai kapasitas 6.700 mAh. Selain itu ada pula fitur kamera yang terbilang berkualitas tinggi di kelas tablet, yakni kamera depan 5 megapiksel (MP) serta kamera belakang 8 MP.
Xiaomi Tantang iPad dengan MiPad
Xiaomi dengan optimis menantang iPad yang sudah lama menjadi raja di pasar tablet dunia.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/701940/original/Xiaomi_MiPad__Xiaomi_.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami10 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos15 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal2 hari yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374732/original/043919300_1792061733-Screenshot_2026-10-15_173215.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344863/original/068290600_1789009948-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-10T101118.035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374621/original/047021200_1792057036-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-15T163623.276.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346108/original/077588800_1789110397-cek_fakta_cpns_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4610380/original/042906000_1697256751-marek-levak-GNVxujZ_CxU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322430/original/076953200_1786528421-IMG_5974.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7436053/original/090883300_1780212651-MacBook_Pro_M5_Pro_04.jpeg)