Sukses

Piala Dunia 2026 menghadapi tantangan baru terkait hak siar, terutama di negara-negara besar seperti India dan China, di mana belum ada kesepakatan untuk menyiarkan semua 104 pertandingan. FIFA sebelumnya dilaporkan menawarkan paket hak siar, namun belum ada kesepakatan yang tercapai.

Di Indonesia, Telkomsel dan Lembaga Penyiaran Publik TVRI telah mengumumkan kolaborasi berskala masif guna menjamin kelancaran siaran Piala Dunia 2026 tanpa buffering. Sinergi ini menyatukan kekuatan Telkomsel sebagai operator dengan jangkauan sinyal terluas dan TVRI yang cakupan siaran digitalnya telah menyentuh 75% populasi masyarakat Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan menjawab kekhawatiran potensi lonjakan traffic overload saat pertandingan krusial.

Selain itu, biaya menonton Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi yang termahal sepanjang sejarah, dengan lonjakan harga tiket pertandingan, tarif hotel, hingga biaya penerbangan internasional. Hal ini membuat pengalaman menonton langsung semakin sulit dijangkau masyarakat kelas menengah.