- HOME
- News
- Bisnis
- Enam Plus
- Bola
- TV
- ShowBiz
- Otomotif
- Foto
- Hot
- Cek Fakta
- LAINNYA
-
IslamiBerita & Kajian Islami: Hukum, Amalan, dan Hikmah - Liputan6
-
SahamBerita Saham, Investasi, Pasar Modal Dunia Dan Indonesia
-
CryptoBerita Crypto Hari Ini
-
Citizen6Berita Citizen6 - Media Jurnalisme Warga Khas Liputan6.com
-
RegionalBerita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru
-
TeknoBerita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia
-
OpiniOpini Liputan6: Analisis Mendalam, Sudut Pandang dan Perspektif Baru
-
DisabilitasDisabilitas Berita Terkini, Berita Hari Ini, Berita Harian, Berita Terbaru, Kumpulan Artikel
-
GlobalBerita Internasional, Sains, Feature, Kisah Inspiratif, Unik, dan Menarik Liputan6
-
On OffOn Off Liputan6: Sinopsis Film, Jadwal Olahraga & Berita Bisnis Digital
-
SurabayaBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini di Surabaya dan Sekitarnya
-
LifestyleBerita Gaya Hidup Terkini - Tren Fashion, Info Shopping, Menu Kuliner
-
HealthKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Seks, Diet, Herbal Terbaik
-
EnglishExploring Knowledge, Taste, and Innovation - en.Liputan6.com
-
FeedsFeeds Liputan6: Kumpulan Tips Praktis & Berita Terbaru Harian
-
OtosiaOtosia
- SpotlightBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com
- BeritaBerita hari ini Politik, Hukum, Dunia International
- KesehatanKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Relationship, Diet, Herbal Terbaik
- SportBerita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga
Cek Fakta -
Sejarah Perayaan Natal di Berbagai Belahan Dunia
Perayaan Natal, yang secara universal dirayakan pada tanggal 25 Desember, memiliki sejarah yang kompleks dan tidak selalu berpusat pada tanggal tersebut. Penetapan tanggal 25 Desember sebagai hari Natal baru muncul pada abad ke-4 Masehi, ketika Gereja Kristen awal berusaha mengintegrasikan perayaan keagamaan dengan festival musim dingin pagan yang sudah ada, seperti Saturnalia Romawi dan perayaan titik balik matahari musim dingin.
Sebelum penetapan ini, tidak ada tanggal pasti yang disepakati untuk kelahiran Yesus, dan beberapa komunitas Kristen merayakannya pada tanggal yang berbeda. Seiring waktu, tanggal 25 Desember menjadi standar di Kekaisaran Romawi dan kemudian menyebar ke seluruh dunia Kristen.
Evolusi Tradisi Natal Global
Eropa Abad Pertengahan: Natal dirayakan dengan pesta besar, nyanyian, dan drama keagamaan yang menceritakan kisah kelahiran Yesus. Tradisi seperti pohon Natal dan pemberian hadiah mulai berkembang di beberapa wilayah.
Reformasi Protestan: Beberapa kelompok Protestan awalnya menolak perayaan Natal karena dianggap terlalu Katolik atau pagan, namun tradisi ini kemudian dihidupkan kembali dengan fokus pada aspek keagamaan dan keluarga.
Abad ke-19: Ratu Victoria dan Pangeran Albert mempopulerkan pohon Natal di Inggris, yang kemudian menyebar ke Amerika Serikat dan menjadi simbol Natal yang mendunia. Kisah-kisah seperti 'A Christmas Carol' oleh Charles Dickens juga turut membentuk citra Natal modern.
Tradisi Modern: Saat ini, perayaan Natal di berbagai belahan dunia menggabungkan unsur keagamaan, komersial, dan budaya lokal. Di Filipina, Natal dirayakan dengan periode terpanjang, dimulai sejak September. Di negara-negara Barat, Santa Claus atau Sinterklas menjadi figur sentral dalam tradisi pemberian hadiah.
Meskipun ada perbedaan dalam tradisi dan cara perayaan, inti dari Natal sebagai waktu untuk merayakan kelahiran Yesus dan menyebarkan kasih tetap menjadi benang merah yang menghubungkan perayaan di seluruh dunia.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)