- HOME
- News
- Bisnis
- ShowBiz
- Bola
- Lifestyle
- Kesehatan
- Tekno
- Otomotif
- Cek Fakta
- Enam Plus
- LAINNYA
-
SahamBerita Saham, Investasi, Pasar Modal Dunia Dan Indonesia
-
CryptoBerita Crypto Hari Ini
-
TVKumpulan Video Berita Liputan6 SCTV, Video Liputan Berita Terkini
-
FotoGaleri Photo Menarik Berbagai Berita Terpopuler di Liputan6.com
-
RegionalBerita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru
-
GlobalBerita Internasional, Sains, Feature, Kisah Inspiratif, Unik, dan Menarik Liputan6
-
Hothot liputan6.com menyajikan berita viral terkini dan terbaru
-
On OffOn Off Liputan6: Sinopsis Film, Jadwal Olahraga & Berita Bisnis Digital
-
IslamiBerita & Kajian Islami: Hukum, Amalan, dan Hikmah - Liputan6
-
Citizen6Berita Citizen6 - Media Jurnalisme Warga Khas Liputan6.com
-
OpiniOpini Liputan6: Analisis Mendalam, Sudut Pandang dan Perspektif Baru
-
FeedsFeeds Liputan6: Kumpulan Tips Praktis & Berita Terbaru Harian
-
OtosiaOtosia
- SpotlightBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com
-
EnglishExploring Knowledge, Taste, and Innovation - en.Liputan6.com
-
DisabilitasDisabilitas Berita Terkini, Berita Hari Ini, Berita Harian, Berita Terbaru, Kumpulan Artikel
- BeritaBerita hari ini Politik, Hukum, Dunia International
-
HealthKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Seks, Diet, Herbal Terbaik
- SportBerita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga
-
Kronologi kecelakaan pesawat sangat penting untuk dipahami guna merekonstruksi kejadian dan mengidentifikasi titik kritis yang menyebabkan insiden. Kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Sulawesi Selatan pada Januari 2026 memiliki urutan peristiwa yang telah diungkap oleh pihak berwenang.
Pesawat dengan registrasi PK THT ini disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan membawa 10 orang. Perjalanan yang seharusnya rutin berubah menjadi tragedi setelah pesawat hilang kontak dan ditemukan serpihannya di area pegunungan.
Urutan Kejadian Kecelakaan ATR 42-500
Sabtu, 17 Januari 2026, 08.08 WIB: Pesawat ATR 42-500 (PK THT) berangkat dari Yogyakarta menuju Makassar.
Manifest Penumpang: 10 orang (7 awak pesawat, 3 penumpang dari KKP).
Sabtu, 17 Januari 2026 (siang): Pesawat hilang kontak dan diduga menabrak lereng Gunung Bulusaraung di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Minggu, 18 Januari 2026: Serpihan pesawat dan satu korban ditemukan. Tim DVI mulai mengambil sampel DNA keluarga korban.
Rabu, 21 Januari 2026, 11.00 WITA: Tim SAR gabungan menemukan kotak hitam (Flight Data Recorder dan Cockpit Voice Recorder) setelah lima hari pencarian di medan terjal Pegunungan Bulusaraung, Pangkep.
Dugaan KNKT: Indikasi awal menunjukkan pilot masih melakukan kontrol terhadap pesawat, namun pesawat tidak berada dalam kendali penuh saat insiden terjadi.
Penemuan kotak hitam menjadi momen penting dalam investigasi, karena data yang terkandung di dalamnya akan memberikan detail akurat mengenai parameter penerbangan dan percakapan kokpit sesaat sebelum kecelakaan, melengkapi kronologi yang telah ada.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295706/original/066644800_1783939615-cek_fakta_-_prasetyo_hadi_umumkan_dana_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317894/original/043579200_1786076765-Screenshot_2026-08-07_110222.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318485/original/050923200_1786098399-Cek_fakta_-_blt_umkm_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)