- HOME
- News
- Bisnis
- Enam Plus
- Bola
- TV
- ShowBiz
- Otomotif
- Foto
- Hot
- Cek Fakta
- LAINNYA
-
IslamiBerita & Kajian Islami: Hukum, Amalan, dan Hikmah - Liputan6
-
SahamBerita Saham, Investasi, Pasar Modal Dunia Dan Indonesia
-
CryptoBerita Crypto Hari Ini
-
Citizen6Berita Citizen6 - Media Jurnalisme Warga Khas Liputan6.com
-
RegionalBerita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru
-
TeknoBerita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia
-
OpiniOpini Liputan6: Analisis Mendalam, Sudut Pandang dan Perspektif Baru
-
DisabilitasDisabilitas Berita Terkini, Berita Hari Ini, Berita Harian, Berita Terbaru, Kumpulan Artikel
-
GlobalBerita Internasional, Sains, Feature, Kisah Inspiratif, Unik, dan Menarik Liputan6
-
On OffOn Off Liputan6: Sinopsis Film, Jadwal Olahraga & Berita Bisnis Digital
-
SurabayaBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini di Surabaya dan Sekitarnya
-
LifestyleBerita Gaya Hidup Terkini - Tren Fashion, Info Shopping, Menu Kuliner
-
HealthKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Seks, Diet, Herbal Terbaik
-
EnglishExploring Knowledge, Taste, and Innovation - en.Liputan6.com
-
FeedsFeeds Liputan6: Kumpulan Tips Praktis & Berita Terbaru Harian
-
OtosiaOtosia
- SpotlightBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com
- BeritaBerita hari ini Politik, Hukum, Dunia International
- KesehatanKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Relationship, Diet, Herbal Terbaik
- SportBerita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga
Cek Fakta -
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3652160/original/038530100_1638531307-046527800_1632454900-pexels-marcus-aurelius-4064339.jpg)
Informasi Umum
- Tanggal3 Desember
- PengertianHari Penyandang Disabilitas Internasional (IDPD) selalu diperingati setiap tahun pada 3 Desember untuk mempromosikan hak dan kesejahteraan penyandang disabilitas di semua golongan masyarakat.
Sejarah Hari Disabilitas Internasional
Hari Penyandang Disabilitas Internasional (IDPD) selalu diperingati setiap tahun pada 3 Desember untuk mempromosikan hak dan kesejahteraan penyandang disabilitas di semua golongan masyarakat.
Menurut WHO, terdapat lebih dari 1 miliar orang mengalami disabilitas, dan angka ini diperkirakan akan meningkat. Sebagiannya karena populasi menua dan peningkatan prevalensi penyakit tidak menular.
Dari jumlah itu, UN memperkirakan 80 persennya tinggal di negara berkembang. Padahal hanya sedikit negara yang memiliki mekanisme yang memadai untuk menanggapi sepenuhnya prioritas dan persyaratan kesehatan penyandang disabilitas.
Oleh karena penyandang disabilitas yang mengalami konsekuensi kesehatan, sosial dan ekonomi dari isu-isu global secara tidak proporsional, jadilah hari tersebut sebagai hari peringatan IDPD.
Sejarah IDPD
Sekjen UN António Guterres mengatakan, peringatan tahunan IDPD dicanangkan pada 1992 oleh United Nations General Assembly resolution 47/3 dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan masalah yang dihadapi penyandang disabilitas dalam setiap aspek kehidupan politik, sosial, ekonomi dan budaya.
Setelah puluhan tahun, Konvensi Hak Penyandang Disabilitas (CRPD), diadopsi pada 2006. CRDP mengedepankan hak dan kesejahteraan penyandang disabilitas dalam implementasi Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan dan kerangka pembangunan internasional lainnya. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan partisipasi penyandang disabilitas dalam masyarakat, mengakhiri diskriminasi terhadap mereka, dan menciptakan kesempatan yang sama.
Setiap tahun hari disabilitas diusung dengan tema yang berbeda. Tahun ini temanya "Kepemimpinan dan partisipasi penyandang disabilitas menuju dunia pasca-COVID-19 yang inklusif, mudah diakses, dan berkelanjutan.”
"Menyadari pentingnya mewujudkan hak, lembaga dan pemimpin penyandang disabilitas akan memajukan masa depan kita bersama. Tapi kami membutuhkan keikutsertaan semua pihak, termasuk penyandang disabilitas untuk mencapai SDG. Di seluruh dunia, penyandang disabilitas bersama organisasinya menyerukan 'Tidak ada tentang kita, tanpa kita'. COVID-19 telah mengungkap hambatan dan ketidaksetaraan yang terus menerus dihadapi oleh 1 miliar penyandang disabilitas di dunia, salah satu yang paling terpukul oleh pandemi," kata Antonio, mengutip laman UN.org.
"Respons dan pemulihan pandemi inklusif disabilitas harus dipandu oleh penyandang disabilitas itu sendiri, menjalin kemitraan, mengatasi ketidakadilan dan diskriminasi, memperluas akses ke teknologi dan memperkuat institusi untuk menciptakan dunia pasca COVID-19 yang lebih inklusif, mudah diakses, dan berkelanjutan," lanjutnya.
"Saya mendesak semua negara untuk sepenuhnya mengimplementasikan Konvensi Hak-Hak Penyandang Disabilitas, meningkatkan aksesibilitas, dan menghilangkan hambatan hukum, sosial, ekonomi dan lainnya dengan keterlibatan aktif penyandang disabilitas dan organisasi perwakilannya," kata Antonio lagi.
"Pada Hari Penyandang Disabilitas Internasional ini, mari kita berkomitmen untuk membangun masa depan yang berkelanjutan, inklusif, dan adil bagi semua orang, tanpa meninggalkan siapa pun," pungkasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7503211/original/044195200_1780275516-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-01T075745.914.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)