- HOME
- News
- Bisnis
- ShowBiz
- Bola
- Lifestyle
- Kesehatan
- Tekno
- Otomotif
- Cek Fakta
- Enam Plus
- LAINNYA
-
SahamBerita Saham, Investasi, Pasar Modal Dunia Dan Indonesia
-
CryptoBerita Crypto Hari Ini
-
TVKumpulan Video Berita Liputan6 SCTV, Video Liputan Berita Terkini
-
FotoGaleri Photo Menarik Berbagai Berita Terpopuler di Liputan6.com
-
RegionalBerita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru
-
GlobalBerita Internasional, Sains, Feature, Kisah Inspiratif, Unik, dan Menarik Liputan6
-
Hothot liputan6.com menyajikan berita viral terkini dan terbaru
-
On OffOn Off Liputan6: Sinopsis Film, Jadwal Olahraga & Berita Bisnis Digital
-
IslamiBerita & Kajian Islami: Hukum, Amalan, dan Hikmah - Liputan6
-
Citizen6Berita Citizen6 - Media Jurnalisme Warga Khas Liputan6.com
-
OpiniOpini Liputan6: Analisis Mendalam, Sudut Pandang dan Perspektif Baru
-
FeedsFeeds Liputan6: Kumpulan Tips Praktis & Berita Terbaru Harian
-
OtosiaOtosia
- SpotlightBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com
-
EnglishExploring Knowledge, Taste, and Innovation - en.Liputan6.com
-
DisabilitasDisabilitas Berita Terkini, Berita Hari Ini, Berita Harian, Berita Terbaru, Kumpulan Artikel
- BeritaBerita hari ini Politik, Hukum, Dunia International
-
HealthKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Seks, Diet, Herbal Terbaik
- SportBerita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga
Cek Fakta -
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) adalah indikator yang menggambarkan pergerakan keseluruhan harga saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). IHSG berfungsi sebagai alat ukur untuk menilai kondisi pasar saham nasional, memberikan gambaran singkat tentang keadaan pasar modal tanpa harus menganalisis setiap saham secara individual.
IHSG pertama kali diperkenalkan pada 1 April 1983, dengan tanggal dasar perhitungan 10 Agustus 1982, di mana indeks ditetapkan dengan nilai dasar 100 dan mencakup 13 saham. Perhitungan IHSG dilakukan setiap hari setelah penutupan perdagangan.
Komponen dan Metode Perhitungan IHSG
- Cakupan Saham: IHSG mencakup pergerakan harga seluruh saham biasa dan saham preferen yang tercatat di BEI.
- Metode Perhitungan: Dihitung dengan membandingkan total kapitalisasi pasar saham pada waktu berlaku dengan total kapitalisasi pasar pada waktu dasar, kemudian dikalikan 100.
- Penyesuaian Nilai Dasar: Nilai dasar akan disesuaikan jika terjadi perubahan modal emiten (misalnya emiten baru, right issue, delisting) atau faktor lain yang tidak terkait harga saham.
- Bobot Saham: Saham dengan jumlah yang didaftarkan lebih besar akan memiliki bobot yang lebih besar dalam memengaruhi IHSG.
IHSG tidak hanya mencerminkan kondisi umum pasar saham, tetapi juga menjadi patokan untuk mengevaluasi performa portofolio investasi dan mengambil keputusan strategis. Meskipun IHSG memberikan gambaran besar pasar, pemantauan individual terhadap saham tetap diperlukan karena tidak semua saham bergerak searah dengan indeks.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324106/original/075794500_1786690114-cek_fakta_-_alat_pertanian_tanam_padi_hingga_traktor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147878/original/074965600_1662436164-Cek_Bansos_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314568/original/051669400_1785750475-cek_fakta_-_prabowo_gibran.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/856256/original/042112000_1429499998-batik-1.jpg)