Sukses

Pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI) memiliki dampak signifikan terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). MSCI adalah penyedia indeks global terkemuka yang indeksnya menjadi acuan bagi banyak investor institusional di seluruh dunia.

Pada 28 Januari 2026, MSCI mengumumkan pembekuan sementara proses rebalancing indeks untuk saham-saham Indonesia. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari konsultasi pasar yang dilakukan MSCI sejak Oktober 2025, di mana MSCI meminta masukan pelaku pasar terkait rencana penggunaan Monthly Holding Composition Report yang dipublikasikan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Dampak Pengumuman MSCI

  • Pelemahan IHSG: Pengumuman ini menyebabkan IHSG anjlok drastis, seperti yang terjadi pada 28 Januari 2026, di mana IHSG merosot 7,34%.

  • Risiko Investability: MSCI menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko investability serta memberikan ruang bagi otoritas pasar Indonesia.

  • Aliran Dana Investasi: Keputusan MSCI terkait bobot atau inklusi saham suatu negara dalam indeksnya dapat memengaruhi aliran dana investasi pasif maupun aktif ke pasar saham negara tersebut.

Analis menyebutkan bahwa pelemahan IHSG ini dipengaruhi oleh pernyataan dan kebijakan terbaru dari MSCI yang membekukan sejumlah perubahan dalam proses peninjauan indeks.