- HOME
- News
- Bisnis
- ShowBiz
- Bola
- Lifestyle
- Kesehatan
- Tekno
- Otomotif
- Cek Fakta
- Enam Plus
- LAINNYA
-
SahamBerita Saham, Investasi, Pasar Modal Dunia Dan Indonesia
-
CryptoBerita Crypto Hari Ini
-
TVKumpulan Video Berita Liputan6 SCTV, Video Liputan Berita Terkini
-
FotoGaleri Photo Menarik Berbagai Berita Terpopuler di Liputan6.com
-
RegionalBerita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru
-
GlobalBerita Internasional, Sains, Feature, Kisah Inspiratif, Unik, dan Menarik Liputan6
-
Hothot liputan6.com menyajikan berita viral terkini dan terbaru
-
On OffOn Off Liputan6: Sinopsis Film, Jadwal Olahraga & Berita Bisnis Digital
-
IslamiBerita & Kajian Islami: Hukum, Amalan, dan Hikmah - Liputan6
-
Citizen6Berita Citizen6 - Media Jurnalisme Warga Khas Liputan6.com
-
OpiniOpini Liputan6: Analisis Mendalam, Sudut Pandang dan Perspektif Baru
-
FeedsFeeds Liputan6: Kumpulan Tips Praktis & Berita Terbaru Harian
-
OtosiaOtosia
- SpotlightBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com
-
EnglishExploring Knowledge, Taste, and Innovation - en.Liputan6.com
-
DisabilitasDisabilitas Berita Terkini, Berita Hari Ini, Berita Harian, Berita Terbaru, Kumpulan Artikel
- BeritaBerita hari ini Politik, Hukum, Dunia International
-
HealthKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Seks, Diet, Herbal Terbaik
- SportBerita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga
Cek Fakta -
Informasi Umum
- PeristiwaBencana disertai tanah longsor terjadi di Kabupaten Flores Timur, (NTT), pada Minggu (4/4/2021) sekitar pukul 01.00 Wita. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat banjir bandang dan tanah longsor tersebut menelan korban jiwa.
- Penyebab Banjir BandangBanjir bandang dan di Flores Timur disebabkan cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari belakangan. Banjir bandang tersebut terjadi pada Minggu dini hari dan telah menimbun puluhan rumah warga.
- Dampak BencanaAda empat kecamatan dan tujuh desa yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di . Antara lain Kecamatan lle Boleng di Dosa Nelelamadike; Kecamatan Adonara Timur di Kelurahan Walwerang dan Desa Waiburak; Kecamatan Wotan Ulumado di Desa Oyang barang dan Desa Pandai; dan Kecamatan Adonara Barat di Desa Waiwadan dan Desa Duwanur.
Korban Jiwa
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur mencatat banjir bandang yang terjadi pada Minggu (4/4/2021) menelan sejumlah korban jiwa.
Data awal menyebutkan korban jiwa sebanyak 44 orang meninggal dunia, 26 orang hilang, 9 orang luka-luka, 80 kepala keluarga (KK) terdampak dan 256 jiwa mengungsi di Balai Desa Nelemawangi. Data mengenai para korban dan masyarakat terdampak masih dapat berubah mengikuti perkembangan di lapangan.
Kemudian kerugian materiil yang dilaporkan meliputi 17 unit rumah hanyut, 60 unit rumah terendam lumpur, 5 jembatan putus, puluhan rumah terendam banjir di Kecamatan Adonara Barat dan ruas jalan Waiwadan-Danibao dan Numindanibao terputus di empat titik.
Pengungsi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Senin (5/4/2021) pukul 05.00 WIB, sekitar 256 jiwa mengungsi akibat banjir bandang disertai tanah longsor di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pada Senin (5/4/2021).
Cerita Petugas Evakuasi Korban
Tim gabungan, TNI, dan Polri bersama masyarakat berhasil mengevakuasi sejumlah jenazah korban bencana banjir bandang di Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Upaya evakuasi dilakukan sejak Minggu pagi (4/4/2021). Dalam evakuasi tersebut, sebanyak 58 berhasil ditemukan.
"Sebanyak 54 jenazah yang sudah berhasil ditemukan adalah warga Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, dan 4 lainnya merupakan warga Kelurahan Lawerang, Kecamatan Adonara Timur,” ungkap Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli, kepada Liputan6.com, Minggu (4/4/2021).
Dirinya juga menyebut, ada tiga orang yang dinyatakan hilang dari Desa Riang Baran, Kecamatan Wotan Ulomado, masih dalam proses pencarian oleh warga yang dibantu aparat TNI dan Polri.
"Saat ini pemerintah bersama TNI/Polri dan stakeholder terkait serta masyarakat masih melakukan upaya pencarian korban yang belum ditemukan” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, akibat banjir bandang dan tanah longsor, ratusan orang mengalami luka-luka dan ratusan rumah warga rusak dan tertimbun material longsor.
"Korban luka-luka saat ini dalam perawatan tim medis baik dari RSUD Flores Timur maupun Puskesmas terdekat di Pulau Adonara," ujarnya.
Agustinus menambahkan, selain fokus mencari korban yang belum ditemukan, pemerintah daerah juga sudah mendistribusikan bantuan darurat bagi warga yang terdampak banjir bandang maupun tanah longsor, serta membuka dapur umum.
"Kita sudah siapkan posko dan dapur umum bagi warga terdampak bencana," ungkapnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310889/original/017316800_1785380146-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-30T095434.257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312077/original/024885800_1785478974-indomaret.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316854/original/006178900_1785992062-Screenshot_2026-08-06_113022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316905/original/064384100_1785995980-cek_fakta_luhut.jpg)