Andrew Susanto Peringati Hari Menopause di Makassar, Ingatkan Jangan Asal Ikut Tren Olahraga

Andrew Susanto mewanti-wanti untuk tak hanya ikut tren dalam berolahraga. Utamakan kebutuhan tubuh

Diterbitkan 24 Oktober 2026, 19:56 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Influlencer Andrew Susanto selama ini dikenal dengan beragam kegiatan dan edukasi publik yang berkaitan dengan isu kesehatan. Menyambut momentum Hari Menopause Sedunia yang jatuh pada 18 Oktober lalu, ia membawa kegiatan serupa di Masale, Makassar, Sulawesi Selatan. 

Dalam acara yang diadakan di Helens Play Mart Makassar, Sabtu (24/10/2026) tersebut, diadakan Senam Somatik yang diikuti warga setempat. 

"Kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kesehatan perempuan perlu mendapat perhatian di setiap fase kehidupan, termasuk ketika memasuki masa menopause. Menopause merupakan fase alami yang dialami perempuan, tetapi masih banyak yang belum memahami perubahan fisik dan emosional yang dapat menyertainya," tutur Andrew Susanto dalam pesan teksnya.

Andrew menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai menopause, termasuk perubahan yang terjadi selama masa transisi yang umumnya terjadi pada wanita usia 45–55 tahun. 

Pada fase ini, perubahan hormon dapat menimbulkan berbagai gejala, seperti sensasi panas mendadak atau hot flashes, gangguan tidur, perubahan suasana hati, hingga keluhan pada otot dan persendian. Pengalaman setiap perempuan dapat berbeda, sehingga akses informasi untuk pemahaman mengenai menopause menjadi penting. 

Ia menambahkan, "Melalui kegiatan senam Somatik bersama warga Kelurahan Masale, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya perempuan, untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan memahami pentingnya menjaga kebugaran sesuai kebutuhan tubuh. Kami juga ingin menunjukkan bahwa edukasi kesehatan bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan, inklusif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat."

 

Terkait menopause pada wanita, ia mengingatkan bahwa olahraga tetap penting untuk dilakukan secara rutin. Namun bedanya, hal ini mesti dilakukan dengan memahami betul apa yang dibutuhkan oleh tubuh.

"Bagi saya, olahraga merupakan bagian penting dari gaya hidup yang harus dijaga secara konsisten. Saya percaya bahwa semakin bertambah usia, kita perlu semakin memahami kebutuhan tubuh dan tidak hanya berorientasi pada intensitas atau seberapa berat olahraga yang dilakukan," kata dia.

Jangan Hanya Ikuti Tren

Andrew Susanto mengingatkan, bahwa setiap jenis olahraga memiliki manfaat dan tantangannya masing-masing.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

"Ada olahraga yang lebih berfokus pada kekuatan otot, ada yang melatih daya tahan jantung dan paru-paru, dan ada pula yang membantu meningkatkan fleksibilitas serta keseimbangan tubuh. Jangan sampai kita memaksakan diri mengikuti jenis olahraga tertentu hanya karena sedang populer atau melihat orang lain melakukannya," ujarnya. "Yang paling penting adalah mengenali kebutuhan tubuh, memahami batas kemampuan diri, dan berolahraga secara konsisten dengan cara yang aman," ia melanjutkan. Prinsip ini pun dipegang oleh Andrew. Saat ini ia berusaha menjaga kebugaran melalui olahraga yang dapat membantu mempertahankan kekuatan, stamina, dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. "Bagi saya, yang terpenting bukan sekadar mengikuti tren olahraga, tetapi memilih aktivitas yang sesuai dengan kondisi tubuh, bisa dilakukan secara rutin, dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Saya juga percaya bahwa setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda. Karena itu, saya ingin mengajak masyarakat untuk menemukan jenis olahraga yang sesuai dengan dirinya masing-masing agar aktivitas fisik bisa menjadi kebiasaan sehat, bukan sekadar rutinitas sesaat," ia menjelaskan.

Halaman
Show All