Sukses

Kerja Keras, Cara Sule Syukuri Kesuksesan

Kesuksesan yang kini diraih Sule bukan didapat dengan sekejap. Butuh proses panjang yang diselingi dengan tetesan air mata bagi Sule untuk bisa mencapai karier yang cemerlang seperti sekarang ini.

Karena itu, pria kelahiran Cimahi, 15 November 1976 ini berusaha untuk tak menyia-nyiakan berbagai tawaran pekerjaan yang selama ini diterimanya. Bahkan di bulan Ramadan, Sule rela mengorbankan waktunya bersama keluarga demi menjalankan pekerjaannya itu.

"Bulan puasa saya siang kerja, terus pagi-pagi harus kerja lagi. Saya bilang nggak usah dipikirin. Yang jelas saya bekerja tujuannya ibadah. Intinya harus disyukuri bulan puasa dapat pekerjaan," kata Sule saat ditemui di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (11/7/2013) malam.

Bintang film Sule Ay Need You mencoba mengenang masa-masa sulitnya saat masih menjadi komedian kampung. Kala itu, Sule selalu berharap mendapatkan banyak pekerjaan demi menghidupi anak istrinya.

"Saya ini kan dulunya seniman kampung, yang istilahnya pernah ngerasain bulan puasa nggak ada job. Saya ngerasain beberapa tahun. Teman-teman saya di Bandung atau di mana, merasakan seperti itu," kenang Sule.

Sehingga, ia pun menampik berbagai cibiran masyarakat yang menyebutnya sebagai pelawak yang aji mumpung mengambil banyak pekerjaan. Menurutnya, hal itu dilakukannya sebagai rasa syukur atas kesuksesan yang diraihnya saat ini.

"Jadi kalau saya mendapat pekerjaan, syukur alhamdulillah sekali. Dulu ngemis-ngemis buat beliin sepatu anak, nggak kebeli. Sekarang harus disyukuri. Intinya mendapat pekerjaan ini harus ikhlas. Bulan puasa, bulan biasa harus disamain," imbuh Sule. (Fei)