Sukses

Waria Korban YouTuber Ferdian Paleka Menangis: Sakit Hati Banget, Saya Dianggap Sampah

Liputan6.com, Jakarta YouTuber Ferdian Paleka dicaci maki warganet setelah mengunggah video “Prank Kasih Makanan Ke Banci CBL” di kanal YouTube-nya, baru-baru ini. Dalam video itu, Ferdian Paleka bikin aksi sosial abal-abal dengan memberi paket sembako buat waria yang mangkal di salah satu jalanan di Bandung.

Rupanya, paket itu berisi sampah. Ferdian Paleka makin dihujat setelah mengunggah video permintaan maaf palsu di fitur Instagram Stories akun @ferdianpalekaa. “Saya pribadi meminta maaf atas kelakuan saya yang itu… tapi bohong ya!” ujarnya.

Tangkapan layar video pertmintaan maaf Ferdian Paleka diunggah akun Twitter @twitkabarjabar dan menuai kecaman masyarakat. Video “Prank Kasih Makanan Ke Banci CBL” kemudian dihapus dari kanal YouTube.

2 dari 5 halaman

Minta Ferdian Dihukum Setimpal

Semula publik menduga konten video ini hanya rekayasa demi konten. Dugaan ini menguap setelah dua waria korban Ferdian Paleka buka suara lewat video berdurasi semenit yang diunggah akun @twitkabarjabar.

Video itu menampilkan dua waria tanpa riasan mengenakan masker hijau dan biru. “Saya minta ke aparat-aparat ya, kepolisian setempat, semoga dihukum setimpal dengan kelakuannya,” ujar waria bermasker hijau.

3 dari 5 halaman

Sakit Hati dan Terhina

“Buat efek jera jadi enggak akan ada oknum-oknum yang kayak begini lagi. Dipublikasikan nanti hasilnya,” ujar waria bermasker biru. Semula keduanya tampak tegar. Detik-detik berikutnya, waria bermasker biru tak kuasa menahan emosi.

Ia pun menangis saat pewawancara bertanya, “Sakit hati banget, ya Mbak?” Ia menjawab dengan tersedu-sedu, “Sakit hati banget, terhina. Saya dianggap sampah. Tadinya teh berharap dikasih (paket sembako) ini. Eh tahunya… Sakitnya…”

4 dari 5 halaman

Berharap Besok Bisa Makan

Dua waria ini bukannya tak tahu bahwa Indonesia tengah dilanda wabah Corona Covid-19. Mereka pun paham ada imbauan kerja dari rumah, social dan physical distancing, termasuk pembatasan sosial berskala besar (PSBB). 

“Padahal saya cuma berharap buat besok makan. Saya juga sadar, pemerintah dalam rangka (menanggulangi wabah virus Corona) ini, tapi kalau saya (enggak keluar) nyari makan dari siapa?” ungkapnya. “Saya berharap banget tahunya teh, nginjak kayak menghina,” pungkas sosok bermasker biru. 

5 dari 5 halaman

Banjir Simpati dan Doa

Setelah korban buka suara, warganet bersimpati. “Orang-orang kayak mereka sudah hidup susah, dijauhi masyarakat, eh masih kena prank pas Corona. Kadang orang memang jahat banget demi konten,” seorang warganet berpendapat.

Warganet lain berdoa agar pintu rezeki keduanya melebar. “Semoga mereka yang sudah dihina ini semakin terbuka rezekinya. Juga semakin banyak juga yang mengaminkan ini.”