Sukses

IHSG Berpotensi Melemah, Cermati Rekomendasi Saham Hari Ini 28 Mei 2024

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan berada di level support 7.136,7.080 dan level resistance 7.266,7.317 pada perdagangan Selasa, 28 Mei 2024.

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang koreksi terbatas pada perdagangan Selasa (28/5/2024). IHSG akan menguji posisi 7.160-7.162.

IHSG melemah 0,64 persen ke posisi 7.176 pada perdagangan Senin, 27 Mei 2024 dan disertai dengan volume penjualan.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, saat ini, diperkirakan posisi IHSG berada pada akhir wave (iv) dari wave © pada label hitam sehingga koreksi IHSG akan relatif terbatas untuk menguji 7.160-7.162.

“IHSG berpeluang menguat kembali untuk menuju ke 7.309-7.392,” ujar Herditya.

Ia menuturkan, IHSG akan berada di level support 7.136,7.080 dan level resistance 7.266,7.317 pada perdagangan Selasa pekan ini.

Dalam riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas menyebutkan, IHSG berpotensi melemah terbatas pada perdagangan Selasa, 28 Mei 2024. IHSG akan bergerak di level support dan level resistance di 7.160-7.240.

Analis PT RHB Sekuritas Indonesia, Muhammad Wafi menuturkan, IHSG terlihat melakukan koreksi disertai volume untuk menguji support garis moving average (MA)20 harian. Wafi mengatakan, IHSG meski berpeluang kembali koreksi, tetapi selama di atas garis MA20 berpeluang untuk kembali rebound dan menguji resistance garisMA50.

“Namun, jika breakdown support garis MA20 maka berpeluang untuk kembali membuat lower low (LL) dan menguji support garis MA200,” ujar Wafi.

Ia mengatakan, range pergerakan IHSG saat ini berada di kisaran 7.150-7.350.

Rekomendasi Saham

Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), PT Jafpa Comfeed Tbk (JPFA).

Sedangkan Wafi memilih saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB).

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Rekomendasi Teknikal

Berikut rekomendasi saham pilihan dari MNC Sekuritas:

1.PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) - Buy on Weakness

Saham ADRO terkoreksi 1,71% ke 2.870 disertai dengan munculnya volume penjualan. Herditya menuturkan, saat ini, posisi ADRO diperkirakan berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [ii], sehingga pergerakan ADRO akan terkoreksi dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 2.710-2.810

Target Price: 2.970, 3.070

Stoploss: below 2.550

 

2.PT Bank Jago Tbk (ARTO) - Trading Buy

Saham ARTO menguat 0,42% ke 2.400 dan masih didominasi oleh volume pembelian. "Saat ini, diperkirakan posisi ARTO berada pada bagian dari wave v dari wave (i), sehingga ARTO masih berpeluang menguat dalam jangka pendek sekaligus menutup gap yang ada," kata Herditya.

Trading Buy: 2.350-2.390

Target Price: 2.480, 2.600

Stoploss: below 2.330

 

3.PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) - Buy on Weakness

Saham HOKI terkoreksi 1,91% ke 154 disertai dengan munculnya volume penjualan. "Kami perkirakan, posisi HOKI saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (B), sehingga HOKI masih berpeluang mengut dalam jangka pendek," ujar Herditya.

Buy on Weakness: 144-152

Target Price: 168, 176

Stoploss: below 132

 

4.PT Jafpa Comfeed Tbk (JPFA) - Buy on Weakness

Saham JPFA terkoreksi 2,79% ke 1.395 disertai dengan munculnya volume penjualan. Herditya menuturkan, saat ini, posisi JPFA diperkirakan berada pada bagian dari wave [iv], sehingga pergerakan JPFA masih rawan melanjutkan koreksinya dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 1.275-1.380

Target Price: 1.485, 1.545

Stoploss: below 1.255

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

3 dari 4 halaman

Penutupan IHSG pada 27 Mei 2024

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah hingga penutupan perdagangan Senin, (27/5/2024). IHSG melemah di tengah mayoritas sektor saham yang tertekan dan rupiah melemah.

Mengutip data RTI, IHSG anjlok 0,64 persen ke posisi 7.176,42. Indeks LQ45 merosot 0,68 persen ke posisi 889,79. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan. Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 7.256,18 dan terendah 7.171,48.

Sebanyak 367 saham melemah sehingga menekan IHSG. 207 saham menguat. 205 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.299.256 kali dengan volume perdagangan 21,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 14,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.060.

Mayoritas sektor saham tertekan kecuali sektor saham teknologi melonjak 2,36 persen dan catat penguatan terbesar. Sektor saham nonsiklikal naik 0,07 persen.

Sektor saham energi merosot 1,01 persen, sektor saham basic tergelincir 1,52 persen, sektor saham industri terpangkas 0,54 persen, dan sektor saham siklikal susut 1,09 persen.

Selain itu, sektor saham kesehatan melemah 0,74 persen, sektor saham keuangan susut 0,93 persen, sektor saham properti merosot 1,68 persen, sektor saham infrastruktur terbenam 1,29 persen dan sektor saham transportasi melemah 0,65 persen.

 

 

4 dari 4 halaman

Harga Saham

Pada awal pekan ini, harga saham GOTO melonjak 6,06 persen ke posisi Rp 70 per saham. Harga saham GOTO dibuka naik tipis ke posisi Rp 67 per saham. Harga saham GOTO berada di level tertinggi Rp 72 dan terendah Rp 66 per saham. Total frekuensi perdagangan 61.015.984 saham. Nilai transaksi Rp 419,3 miliar.

Saham BUKA melambung 7,69 persen ke posisi Rp 140 per saham. Harga saham BUKA dibuka naik tiga poin ke posisi Rp 133 per saham. Saham BUKA berada di level tertinggi Rp 142 dan terendah Rp 132 per saham. Total frekuensi perdagangan 7.803 kali dengan volume perdagangan 6.665.681 saham. Nilai transaksi Rp 91,9 miliar.

Sedangkan saham BELI melemah 0,44 persen ke posisi Rp 452 per saham. Harga saham BELI dibuka naik dua poin ke posisi Rp 456 per saham. Saham BELI berada di level tertinggi Rp 456 dan terendah Rp 452 per saham. Total frekuensi perdagangan 52 kali dengan volume perdagangan 47.086 saham. Nilai transaksi Rp 2,1 miliar

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.