Sukses

Elnusa Incar Pendapatan Rp 12 Triliun pada 2024

Elnusa tetap optimistis menjalankan bisnisnya ke depan. Elnusa juga akan terus menyediakan energi ke seluruh Indonesia.

Liputan6.com, Jakarta - PT Elnusa Tbk (ELSA) mengincar pendapatan senilai Rp 12 triliun dan laba bersih Rp 500 miliar pada 2024. Ini mengingat, ekonomi diprediksi bisa tumbuh lebih baik dibandingkan sebelumnya. 

Direktur Utama Elnusa John Hisar Simamora menuturkan, pihaknya menargetkan pendapatan bisa tumbuh menjadi Rp 12 triliun dan laba bersih Rp 500 miliar pada 2024.

"Target pendapatan Rp 12 triliun dan laba bersih Rp 500 miliar," kata John dalam Public Expose 2023, Kamis (30/11/2023). 

Elnusa menatap positif pada tahun depan. Ini mengingat, pemilihan umum (pemilu) bakal segera berlangsung dan berpotensi memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi

"Kami gembira sambut pemilu. Aktivitas ekonomi tetap berlangsung dengan baik, pemerintah tetap menjaga pertumbuhan ekonomi ada pemilu atau tanpa pemilu," kata dia.

Dengan demikian, Elnusa tetap optimistis menjalankan bisnis ke depan.  Elnusa juga akan terus menyediakan energi ke seluruh Indonesia. 

"Demikian juga optimisme terhadap harga minyak, kami tetap tumbuh di 2024," imbuhnya. 

Tak hanya itu, Elnusa juga berharap pendapatan bisa terus bertumbuh pada 2024. Sebab, pihaknya berupaya melakukan efisiensi biaya perusahaan. 

Di tengah kondisi geopolitik global serta dinamika volatilitas harga minyak dunia serta tingkat inflasi pada 2023 ini, Elnusa terus konsisten menjalani empat prioritas strategi bisnis hingga mampu mencatatkan pertumbuhan keuangan yang solid dan tercermin dalam pertumbuhan pendapatan konsolidasi sebesar 5 persen secara year on year pada sembilan bulan pertama 2023, mencatatkan rekor baru sebagai pendapatan kuartalan tertinggi sepanjang sejarah Perseroan.

Laba bersih konsolidasi pada kuartal tersebut juga melonjak sebesar 40 persen secara year on year, dan hal tersebut juga menjadi puncak tertinggi sepanjang sejarah Perseroan.

Selama sembilan bulan pertama 2023, Perseroan membukukan pendapatan usaha konsolidasian mencapai Rp 8,9 triliun tumbuh 5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp8,5 triliun.

Seiring dengan peningkatan pendapatan konsolidasian, laba bersih Perseroan mengalami pertumbuhan 40 persen menjadi Rp407 miliar dari tahun sebelumnya sebesar Rp291 miliar.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Aset Perseroan

Adapun komposisi pendapatan konsolidasi tersebut dikontribusikan dari Jasa Distribusi & Logistik Energi sebesar 55 persen, Jasa Hulu 32 persen dan Jasa Penunjang 13 persen.

Perseroan juga menghasilkan Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) selama periode sembilan bulan 2023 tumbuh 14 persen menjadi Rp1.004 miliar dibandingkan 2022 sebesar Rp878 miliar pada periode yang sama.

Sementara itu, posisi neraca keuangan Perseroan sangat baik dengan total aset Rp9.350 miliar serta mencatatkan kas setara kas sebesar Rp1.870 miliar atau 20 persen dari total aset per 30 September 2023.

Pada sembilan bulan pertama 2023, Elnusa mencatatkan kesinambungan kinerja dari sisi operasi. Pada Jasa Hulu Migas Elnusa menyelesaikan pekerjaan untuk proyek seismik 3D Hitam dengan luas area ± 101 km², proyek seismik 3D South Petapahan ±  127 km², serta proyek 3D South Walio ±  84 km² di zona transisi.

Untuk pekerjaan Oilfield saat ini sedang berjalan pekerjaan menggunakan 13 unit Hydraulic Workover Unit, optimalisasi 18 unit Electric Line dan 9 unit Slickline juga 2 Combo Unit serta tengah mempersiapkan pekerjaan di Blok Mahakam untuk pekerjaan menggunakan unit Hydraulic Drilling Unit (HDU). 

 

3 dari 4 halaman

Peningkatan Produksi Migas

Selain itu, Elnusa terus mendukung pemerintah dalam peningkatan produksi migas seperti penerapan jasa Vibro di berbagai wilayah, termasuk menggunakan Vibro Stimulation Reservoir Technology di Wilayah Kerja Rokan bekerja sama dengan Upstream Research & Technology Innovation (URTI) PT Pertamina (Persero).

Pada lini bisnis Engineering, Procurement, Construction & Operation Maintenance (EPC-OM), Elnusa tengah melakukan pekerjaan mulai dari front end engineering, detail design, pengadaan barang, konstruksi hingga project management. 

Kinerja dan kapasitas bisnis Anak Usaha Elnusa juga memainkan peran penting dalam pencapaian ini. Dari segmen Jasa Distribusi & Logistik Energi, Elnusa berhasil mencatatkan volume throughput tertinggi selama sembilan bulan pertama di 2023 dalam layanan transportasi, operasional depo, dan distribusi BBM melalui inmar di PT Elnusa Petrofin (EPN), dengan pertumbuhan sebesar 3 persen year on year.

Sementara itu, pada Jasa Penunjang untuk tingkat pemanfaatan aset di PT Elnusa Trans Samudera (ETSA) mencapai di atas 70 persen, didukung atas perolehan 20 kontrak proyek non-aset yang memperkuat komitmen Elnusa terhadap diversifikasi dan pertumbuhan serta tingkat pemanfaatan aset di PT Sigma Cipta Utama (SCU) mencapai 95 persen, dengan tingkat pemanfaatan gudang sebesar 94 persen, IoT sebesar 80 persen, dan Telco sebesar 100 persen, capaian tersebut mencerminkan manajemen aset yang efisien dan komprehensif dari Elnusa Grup.

 

Keberhasilan ini semakin diperkuat dengan perolehan rating idAA dari Pefindo, menandakan outlook Perseroan yang semakin stabil dan memperkuat kepercayaan investor dan pemangku kepentingan. Elnusa juga menjadi konstituen Pefindo i-Grade di Bursa Efek Indonesia dan Pefindo periode Juli-Desember 2023. Indeks i-Grade ini mengakui Perseroan terdaftar dengan rating idAAA hingga idBBB-. Saham ELSA kembali mencapai harga diatas Rp400 per lembar pada kuartal III 2023, melewati harga IPO tahun 2008, sebuah pencapaian signifikan yang terakhir tercatat pada kuartal pertama tahun 2021.

4 dari 4 halaman

Perkuat Posisi

Melihat kinerja yang unggul hingga sembilan bulan pertama 2023 ini, Perseroan akan melanjutkan capaian tersebut dengan memperkuat fundamental bisnis menuju pertumbuhan yang semakin kompetitif serta berkelanjutan melalui Strategic Direction.

Adapun fokus sasaran dari Strategic Direction tersebut diantaranya berfokus pada aspek HSSE yang dijadikan sebagai budaya kerja untuk diterapkan di setiap pekerjaan, peningkatan kapasitas peralatan melalui belanja modal dengan menerapkan investasi yang tepat guna, melakukan optimalisasi dan akuntabilitas biaya, melakukan pengembangan bisnis untuk pertumbuhan yang berkelanjutan serta mendukung penerapan prinsip ESG dalam praktik bisnis.

Kinerja gemilang Perseroan di kuartal III 2023 ini menjadi bukti nyata atas komitmen terhadap strategi bisnis yang diterapkan. Perseroan tetap fokus untuk adaptif dalam berinovasi serta meningkatkan kompetensi pada setiap aspek bisnisnya.

Menghadapi 2024, Elnusa semakin percaya diri untuk memperkuat posisi sebagai Perusahaan Jasa Energi yang Memberikan Solusi Total dan mampu meningkatkan efisiensi operasional, pertumbuhan bisnis serta keberlanjutan finansial jangka panjang.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.