Perjuangan Warga Antre 3 Jam Demi Pertalite

Antrean panjang kendaraan mengisi BBM terjadi di SPBU Batu Anteru, Kota Ternate, Maluku Utara.

Diterbitkan 19 Oktober 2026, 09:26 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Antrean panjang kendaraan mengisi bahan bakar minyak (BBM) terjadi di SPBU Batu Anteru, Kota Ternate, Maluku Utara. Antrean kendaraan sepeda motor dan mobil memanjang hingga ratusan meter.

Sopir angkutan kota (angkot) bernama Yus menceritakan, dia terpaksa antre hingga tiga jam demi mengisi pertalite.

Yus mulai masuk antrean yang sudah mengular di jalan sekira pukul 05.00 WIT. Tiga jam kemudian dia baru masuk antrean ke dalam SPBU.

"Kalau kita antre jam 05.00 WIT, jam 08.00 WIT baru masuk," kata Yus. Dikutip dari Liputan6 SCTV, Senin (19/10/2026).

Perjuangannya belum berakhir. Dia masih menunggu antrean menuju dispenser BBM.

"Baru setelah masuk, nunggu lagi setengah jam, 08.30 WIT baru dia isi," ucapnya.

Pihak SPBU Batu Anteru membantah adanya kelangkan stok. Antrean mengular terjadi karena penjualan pertalite saat ini difokuskan hanya di SPBU tersebut.

"Melayani pertalite. kalau SPBU lain tidak. (Pelayanan) sampai sabtu, hari minggu tutup," kata operator SPBU Nasarudin.

Sementara itu, di Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sumatera Barat, antrean kendaraan mencapai 2 km.

Di sana, antrean pembeli BBM menjadi pemandangan sehari-hari. Salah satunya di SPBU Wonomulyo, Jalan Trans Sulawesi.

Sebagai kebupaten terpadat di Sulawesi Barat, Polewali Mandar saat ini hanya memiliki empat SPBU.

Warga dan pengendara di kedua daerah berharap adanya solusi konkret dari pemerintah dan Pertamina, agar waktu mereka tidak habis terbuang hanya untuk mengantre BBM.