Liputan6.com, Jakarta - Pertengkaran rumah tangga di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berujung aksi brutal. Seorang pria berinisial DR (27) tega membacok istri, kedua mertuanya, hingga anak kandungnya yang masih berusia satu tahun.
Akibat serangan tersebut, tiga korban dewasa mengalami luka serius. Sedangkan sang bayi menderita luka sayatan di tangan.
Setelah membacok empat anggota keluarganya di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, DR melarikan diri menggunakan sepeda motor. Polisi kemudian menangkapnya di Kota Tegal.
Advertisement
Informasi yang dihimpun Liputan6.com menyebutkan, aksi kekerasan tersebut diduga dipicu persoalan rumah tangga. Berdasarkan pemeriksaan sementara, tersangka merasa terhina oleh perkataan korban hingga emosinya tersulut.
Peristiwa berdarah itu bermula ketika istri DR, Fitri Andiani (25), pulang ke rumah pukul 21.00 WIB. Ia datang bersama anak dan ayahnya, setelah mengunjungi kediaman kerabat.
Setibanya di rumah, Fitri terlibat perselisihan dengan pelaku DR. Cekcok tersebut diduga dipicu persoalan pekerjaan dan kondisi ekonomi. Emosi DR semakin memuncak, setelah istrinya meminta dirinya bekerja.
Di tengah pertengkaran, DR mengambil sebilah golok dari belakang rumah. Melihat tindakan tersebut, ayah mertua DR berusaha mencegah agar senjata tajam itu tidak digunakan untuk melukai putrinya.
Namun, upaya tersebut justru berujung petaka. DR menyerang ayah mertuanya menggunakan golok hingga korban mengalami sejumlah luka di kepala.
Fitri yang melihat ayahnya diserang, berusaha melerai pertikaian. Namun, DR justru mengayunkan golok ke arah istrinya, hingga perempuan tersebut mengalami luka di bagian kepala.
Aksi brutal itu berlanjut. Ibu mertua DR juga menjadi sasaran serangan dan mengalami luka di kepala. Bahkan, anak kandung DR yang masih berusia satu tahun turut terluka. Bayi yang berada dalam gendongan ibunya mengalami luka sayatan pada sela ibu jari akibat terkena senjata tajam.
Setelah menyerang empat anggota keluarganya, DR kabur menggunakan sepeda motor. Para korban kemudian meminta pertolongan warga sekitar.
Peristiwa menggegerkan warga Desa Randusanga itu pun di terkonfirmasi oleh Kapolres Brebes AKBP Muhammad Ali Akbar.
'Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Brebes sekitar pukul 21.45 WIB," ujar Kapolres Muhammad Ali, Jumat (16/10/2026).
Muhammad Ali menyebutkan polisi yang mendatangi lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, mengevakuasi para korban ke RSUD Brebes untuk mendapatkan penanganan medis.
Kondisi tiga korban dewasa membutuhkan penanganan serius. Mereka adalah Fitri, ayah mertuanya Taripin, serta ibu mertuanya Suripah.
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Brebes, Aris Suparmiati menjelaskan, ketiga korban dalam keadaan sadar sebelum menjalani operasi. Salah satu korban, yakni Fitri, mengalami retak tulang tengkorak.
"Mudah-mudahan operasi berjalan lancar dan mereka kembali sadar dengan kondisi yang lebih baik," ucap Aris di RSUD.
Sementara itu, anak mereka yang masih berusia satu tahun mengalami luka sayatan di tangan dan turut mendapatkan penanganan medis.
Â
Di tengah penanganan medis terhadap para korban, Pemerintah Kabupaten Brebes memastikan biaya pengobatan seluruh korban ditanggung pemerintah daerah.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyampaikan bantuan tersebut, saat menjenguk para korban di RSUD Brebes. Selama ini, keluarga korban tergolong kurang mampu.
Karena itu, pemerintah daerah mengambil langkah meringankan beban keluarga, agar mereka dapat berfokus pada proses pemulihan.
Selain menanggung biaya pengobatan, Pemkab Brebes juga menawarkan bantuan bedah rumah. Sebab keluarga korban diketahui tinggal di rumah yang kondisinya memprihatinkan, meskipun memiliki lahan sendiri.
"Mereka juga tinggal di rumah lepe-lepe (reyot), tapi memiliki lahan pribadi. Sehingga kami tawarkan untuk bantuan bedah rumah," ungkap Paramitha.
Dalam perkara ini, tersangka dijerat Pasal 470 KUHP dan Pasal 44 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Kasus tersebut kini ditangani Polres Brebes. Sementara itu, keempat korban masih menjalani penanganan medis sesuai kondisi masing-masing.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350102/original/012008800_1789559335-Cek_fakta_-_ustaz_Abdul_Somad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375195/original/050145200_1792134418-Screenshot_2026-10-16_132433.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375276/original/040735700_1792137600-cek_fakta_-_ustaz_wijayanto_-bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374518/original/013435400_1792054116-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-15T154739.817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375543/original/045766200_1792154718-IMG-20261016-WA0036.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375517/original/018684000_1792152586-496183.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375515/original/089989300_1792152318-8b19b_narkoba.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314661/original/087132900_1785757642-email-attachment_2026_08_03_pramita-tristiawati_bandara-soetta-bersiap-kedatangan-airbus-a380-800-pesawat-komersial-terbesar-di-dunia_IMG-20260731-WA0032.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375521/original/069454100_1792152845-lv_0_20261016102247.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375508/original/073284400_1792151299-1001766989.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375506/original/045043000_1792150922-1001766959.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375504/original/048658400_1792150612-IMG-20261016-WA0039.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375500/original/036624200_1792149875-20261016_132747.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375488/original/053756700_1792149457-VID-20261016-WA0033.jpg)