Sukses

Prakiraan Cuaca di Hari H Pemilu 2024 di Bandung Raya, Waspada Cuaca Ekstrem

Liputan6.com, Bandung - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Bandung menyebutkan puncak musim hujan masih akan terjadi pada Februari hingga awal Maret 2024 di Kawasan Bandung Raya meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi dan Sumedang.

Menurut Prakirawan BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Yuni Yulianti, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaannya mengantisipasi bencana alam dampak dari masih tingginya curah hujan tersebut.

Berdasarkan pemodelan cuaca dari citra satelit Himawari, Yuni mengatakan pada hari Pemilu 2024 cuaca di pagi hari relatif cerah hingga memasuki tengah hari.

"Bahwa prediksi cuaca di wilayah Bandung Raya pada khususnya di pagi hari didominasi oleh cuaca cerah berawan hingga berawan sekitar pukul 10.00 WIB. Diantara pukul 10.00-13.00 WIB diprediksi sudah mulai ada pertumbuhan awan-awan hujan. Kemudian diprediksi diantara pukul 13.00-19.00 WIB di antara siang dan sorenya berpotensi hujan dengan intensitas ringan, sedang sampai lebat," ujar Yuni, Bandung, Jumat, 9 Februari 2024.

Yuni mengingatkan kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya agar pergi ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 14 Februari 2024 pada pagi hari hingga tengah hari karena kondisi cuaca masih kondusif.

Yuni mengatakan bahkan di beberapa wilayah terjadinya cuaca ekstrem seperti hujan lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada siang, sore dan malam hari.

Potensi bencana yang terjadi akibat tingginya curah hujan adalah banyaknya genangan air di jalan perkotaan, banjir di daerah Bandung Selatan, dan gerakan tanah atau longsor berpotensi di Kabupaten Bandung Barat.

"Potensi angin kencang terjadi akibat dampak ikutan dari pertumbuhan awan cumulonimbus. Angin kencang ini merupakan dampak yang harus diwaspadai serta pohon dan papan reklame tumbang di beberapa wilayah Kota Bandung," kata Yuni.

Pohon dan reklame ini memiliki ukuran yang cukup besar sehingga rawan tumbang apabila terjadi hujan deras disertai angin sangat kencang.

Masih tingginya volume air hujan yang turun yang disertai bahaya bencana terusan, Yuni meminta masyarakat agar mengutamakan keselamatan diri.

Jika terpaksa beraktivitas saat kondisi cuaca yang buruk, disarankan membawa jas hujan, payung, alas kaki tahan air agar meminimalisir gangguan cuaca tersebut.

 

Simak Video Pilihan Ini:

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

13 Tips Keselamatan Saat Hujan

Mencuplik dari laman Citizen6 Liputan6.com, musim hujan adalah periode ketika hujan turun. Musim hujan di Indonesia biasanya dimulai pada bulan Oktober dan berakhir di bulan Maret. Untuk itu, masyarakat harus bersiap menghadapi hujan.

Saat curah hujan tinggi, ada beberapa hal yang mesti dipersiapkan dan dilakukan ketika beraktivitas di dalam maupun di luar rumah, termasuk saat berkendara dengan mobil maupun sepeda motor.

Melansir Health Guide, Kamis (29/12/2022), mari kita simak cara tetap aman dan tips keselamatan penting selama musim hujan.

1. Siapkan perlengkapan hujan

Siapkan payung atau kenakan jas hujan berkerudung, untuk mencegah basah kuyup oleh hujan. Sepatu boots hujan juga diperlukan untuk membantu Anda mengarungi banjir. Sepatu boots ini juga akan membantu Anda berjalan melewati lumpur dan akan melindungi Anda dari tergelincir dan terjatuh.

2. Mandi air hangat

Mandi air hangat jika Anda basah kuyup oleh hujan. Hal ini akan mencegah Anda terkena flu, yang bisa datang akibat air hujan yang mengering pada tubuh Anda.

3. Hindari hujan

Ketika Anda melihat bahwa hujan menjadi lebih deras, yang terbaik adalah Anda tinggal di bawah naungan yang memiliki struktur yang baik. Hindari struktur yang lemah dengan segala cara, karena struktur tersebut bisa patah dan menimpa Anda.

Rencanakan secara efektif untuk keluar dari area yang Anda tahu akan banjir begitu Anda melihat awan berkumpul. Karena berjalan di tengah banjir bisa berbahaya karena Anda bisa jatuh ke selokan.

4. Hindari petir dan guntur

Jangan berada dekat dengan struktur logam karena dapat menghantarkan listrik dari petir. Jangan berada di kolam renang karena ini juga berbahaya. Bukan hanya itu saja, Anda juga harus menghindari berada di dekat tiang listrik selama badai petir karena bisa membuat seseorang tersengat listrik.

5. Tutup semua wadah terbuka

Tutup semua wadah terbuka di dekat Anda karena ini bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak, yang akan menyebabkan malaria. Jika Anda tidak bisa menutupnya, maka balikkan atau bawa ke tempat di mana hujan tidak akan bisa jatuh ke dalamnya.

6. Jangan bertelanjang kaki

Kenakan sepatu boots hujan ketika berjalan melalui banjir untuk menghindari infeksi bakteri yang bisa terbawa oleh banjir dari urin dan kotoran hewan.

7. Kenakan sweater atau pakaian tebal

Anak-anak dan bahkan orang dewasa pasti akan kedinginan jika tubuh mereka terpapar dingin. Oleh karena itu, pastikan untuk menutupi diri Anda dan anak-anak dengan pakaian yang akan membuat mereka tetap hangat.

8. Cuci tangan Anda

Jaga kebersihan tangan Anda karena virus flu, yang merajalela selama musim hujan karena hal ini akan membantu Anda mengurangi kemungkinan terinfeksi.

9. Dapatkan laporan cuaca

Periksa laporan cuaca untuk mengetahui kapan hujan akan turun dan besarnya hujan yang akan turun. Hal ini akan membantu Anda mengetahui cara untuk beraktifitas.

10. Minumlah sumber air yang bersih

Berhati-hatilah terhadap minuman yang Anda beli dari toko-toko, terutama yang disiapkan dari air di rumah orang atau di jalan karena beberapa di antaranya mungkin terkontaminasi. Penyakit yang ditularkan melalui air lebih merajalela selama musim hujan.

11. Peralatan pemadam kebakaran

Simpanlah peralatan yang akan digunakan untuk memadamkan api, jika badai petir atau kilat menyebabkan kebakaran. Anda akan dapat mengatasi api atau bahkan menghentikannya tepat waktu.

12. Nomor darurat

Tulis nomor darurat dan tempelkan di tempat yang bisa dilihat semua orang. Hal ini akan sangat dibutuhkan pada saat darurat.

13. Siapkan senter atau lampu isi ulang

Simpanlah senter atau lampu isi ulang atau sumber tenaga lainnya di rumah untuk memberi Anda penerangan, jika terjadi pemadaman listrik.

3 dari 3 halaman

Tips Mengemudi dengan Aman Selama Musim Hujan

Tips keselamatan yang penting selama musim hujan ini akan memastikan bahwa Anda tetap aman dan sehat selama hujan. Pastikan Anda mematuhinya untuk menghindari bahaya selama hujan turun.

1. Pastikan lampu depan Anda selalu menyala saat mengemudi di tengah hujan. Hal ini akan memungkinkan mobil Anda terdeteksi dengan mudah oleh pengemudi lain atau pejalan kaki. Dan ini akan membantu Anda untuk melihat dengan jelas karena hujan membatasi jarak pandang.

2. Pastikan wiper kaca depan Anda bekerja secara efektif.

3. Pastikan tapak ban Anda memiliki kedalaman yang cukup karena bisa tergelincir dari trotoar yang basah, dan rem mobil Anda berfungsi secara efektif.

4. Perlambat kecepatan untuk menghindari hydroplaning dan situasi di mana ban mobil Anda kehilangan kontak dengan tanah. Kecepatan serendah 35 mil per jam dapat menyebabkan mobil Anda kehilangan kontak dengan tanah.

5. Jangan menginjak rem Anda jika Anda menyadari bahwa Anda mengalami hydroplaning, tetaplah kemudikan mobil Anda ke arah yang Anda inginkan.

6. Pastikan mobil Anda dalam kondisi baik karena kerusakan sedikit saja dapat menyebabkan Anda berada di bawah hujan untuk mencari bantuan. Dan Anda mungkin tidak mendapatkan bantuan dengan cepat jika Anda berada di jalan yang sepi.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.