Sukses

Sudah Dilarang, Ilham Tetap Nekat Berangkat ke Gunung Marapi hingga Jadi Korban Meninggal

Liputan6.com, Pekanbaru - Pendaki Gunung Marapi meninggal dunia dari Provinsi Riau, Ilham Nanda Bintang, sudah dimakamkan pihak keluarga. Jenazah mahasiswa Universitas Islam Riau Fakultas Hukum itu tiba Rabu malam, 6 Desember 2023.

Sampai di rumah duka, jenazah pendaki Marapi tersebut diselenggarakan pihak keluarga. Pria 21 tahun itu dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) Jalan Sudimoro, Kecamatan Tenayan Raya.

Isak tangis keluarga mengiringi pemakaman korban. Rekan sejawat silih berganti datang ke rumah duka di Jalan Sepakat, Kecamatan Tenayan Raya, mendoakan korban.

Kakak ipar korban Dwi Kurnia Putra menyebut Ilham pamit kepada kakaknya untuk mendaki gunung pada Sabtu, 2 Desember 2023. Pihak keluarga sempat melarang karena khawatir dengan keselamatan korban.

"Pamit sama kakaknya, sempat dilarang tapi tetap berangkat, kakaknya berpesan agar hati-hati," kata Dwi.

Dwi menyebut tidak pamit ke dirinya karena saat itu sedang bekerja. Selama korban pergi, pihak keluarga risau dan selalu mendoakan korban.

"Dia berangkat dari Pekanbaru bersama 6 temannya, ketemu saya terakhir Jum'at," kata Dwi.

Selama Ilham pergi, pihak keluarga tidak berkomunikasi dengan korban. Hingga akhirnya pada Minggu petang, 3 Desember 2023, mendapatkan kabar erupsi Gunung Marapi dari media sosial.

"Langsung kami telepon tapi nomornya sudah tidak aktif lagi," ujar Dwi.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Datang ke Sumbar

Tak ingin menunggu tanpa kepastian, pihak keluarga langsung berangkat ke Sumatra Barat. Keluarga mencari informasi ke posko yang dibuat pihak terkait hingga Ilham ditemukan pada Selasa dengan kondisi meninggal dunia.

Ilham merupakan 29 pendaki gunung asal Riau. Ilham merupakan korban keempat meninggal dunia dari Riau bersama 2 mahasiswa Universitas Islam Riau lainnya dan 1 pekerja.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini