Liputan6.com, Ternate - Aktivitas Gunung Gamalama belum mengalami penurunan secara signifikan. Pada Minggu 31 Juli 2016, pukul 15.54 WIT, masih terjadi kegempaan serta hembusan asap putih tebal.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Gamalama, Darno Lamane, mengatakan, pada pukul 15.54 WIT, telah terjadi gempa vulkanik dalam sebanyak enam kali dengan amplitudo berkisar 6-50 mm, dan vulkanik dangkal sebanyak tiga kali dengan amplitudo sebanyak 11-45 mm, dengan gempa tremor menerus sejak pukul 16.11 WIT hingga malam ini.
Dia mengatakan, dengan amplitudo berkisar 1.5-7 mm, berpotensi terjadi letusan susulan meskipun tidak dapat dipastikan kapan letusan akan terjadi. "Hingga saat ini tingkat aktivitas gunung Gamalama masih di level II (waspada)," ucap dia.
Secara terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate Hasyim Yusuf mengatakan, setelah terjadi peningkatan aktivitas gunung api Gamalama, semua jalur pendakian saat ini ditutup.
"Masyarakat di sekitar Gunung Gamalama maupun para pendaki dilarang untuk tidak beraktivitas dalam radius 1.5 km dari kawah puncak gunung Gamalama," tutur dia.
Menurut Darno, dari hasil koordinasi BPBD Kota Ternate di kantor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Gamalama, pada pukul 19.15 WIT, telah terjadi peningkatan aktivitas, baik gempa tremor maupun vulkanik dalam dan dangkal. "Kemungkinan letusan bisa terjadi bila aktifitas gunung kembali meningkat," kata dia.
Dia meminta kepada warga agar tetap waspada serta selalu mendengar arahan dari pihak yang berkompeten dalam hal ini Pemkot Ternate melalui BPBD.
"Kita tetap waspada dan siaga karena sekarang dua bahaya sedang mengancam baik gunung maupun musim hujan yaitu banjir. Jadi kita tetap berada di lapangan," ucap Darno.
Dua Bahaya Intai Ternate
Baik warga maupun pendaki dilarang mendekati lereng Gunung Gamalama di Maluku Utara.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/933705/original/067239600_1437558304-20150722-Gunung-berstatus-waspada-Indonesia-Gunung-Gamalama.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal1 minggu yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas2 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353288/original/089120400_1789959015-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T094827.860.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8406223/original/090481000_1782289085-cek_fakta_-_insentif_guru_asn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378631/original/096164000_1792555787-Screenshot_2026-10-21_103719.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/8261709/original/065769900_1781754892-20260615-messi-hattrick-ternate-menggila-jalanan-berubah-jadi-lautan-biru-putih-a9580a.jpg)