Sukses

Erick Thohir: Pernyataan Ma'ruf Amin Jawaban Positif

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir, bersyukur debat berjalan secara baik. Menurutnya, ini bisa menyampaikan optimisme yang dibangun 4 tahun terakhir.

"Alhamdullilah debat berjalan dengan lancar, dengan baik. Bisa menyebarkan semangat optimisme yang selama 4 tahun terakhir ini," ucap Erick saat jumpa pers usai debat perdana Pilpres, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

Dia juga memuji bagaimana Jokowi menunjukkan sebagai pemimpin yang baik. Serta memberikan solusi untuk rakyat. Bahkan, dirinya tak luput memuji Ma'ruf.

"Jawaban beliau adalah jawaban positif," jelas Erick Thohir.

Menurut dia, apa yang disampaikan Ma'ruf dalam debat tadi, menghadirkan solusi yang membuat masyarakat merasakan tentram.

"Cawapres kita yang alhamdullilah posisinya sebagai Kiai besar, bisa tampil memberikan solusi yang mententramkan masyarakat," ungkap Erick.

Dia pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia. Dan juga memuji pasangan Prabowo-Sandiaga.

"Debat berjalan baik, kondusif, dan kedua belah pihak memberian hal yang positif bagi kemajuan bangsa," pungkas dia.

2 dari 2 halaman

Tak Otoriter

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi berjanji akan mempertaruhkan jabatan dan reputasinya untuk membuat Indonesia maju. Mereka juga akan menggunakan segala kewenangan untuk kebaikan bangsa.

Hal tersebut disampaikannya saat menyampaikan pernyataan penutup (closing statement) debat capres cawapres tahap pertama.

"Kami tidak ingin banyak bicara. Kami sudah paham persolan bangsa ini dan tahu apa yang harus dilakukan," kata Jokowi, dalam debat capres cawapres, Jakarta, Kamis (17/1/2019).

"Jokowi-Amin akan pertaruhkan jabatan dan reputasi dan akan kami gunakan semua kewenangan yang kami miliki untuk kebaikan bangsa ini," lanjut calon petahana tersebut.

Terlebih, lanjut dia, Jokowi-Ma'ruf Amin tidak memiliki rekam jejak buruk terkait pelanggaran HAM, kekerasan dan korupsi.

"Kami tidak punya potongan diktator atau otoriter. Kami tidak punya rekam jejak melanggar HAM. Kami tidak punya rekam jejak melakukan kekerasan. Kami juga tidak punya rekam jejak masalah korupsi," ujar Jokowi.

Jokowi memberi penyataan tertutup kurang dari 2 menit, batas waktu yang ditentukan moderator. Masih ada waktu lebih dari 1 menit saat dia mengakhiri jawabannya.

"Apakah ada yang mau ditambahkan?" tanya moderator, Ira Koesno.

"Tidak. Yang penting kerja," jawab Jokowi.

Ira juga menanyakan soal hal-hal positif dari Prabowo-Sandiaga. Namun, Jokowi mengatakan, "Cukup."

Loading