Sukses

Ma'ruf Amin: Wajib Hukumnya Hapus Kesenjangan di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta - Calon wakil presiden Ma'ruf Amin menyatakan wajib hukumnya menghilangkan kesenjangan antara masyarakat kaya dan miskin di Indonesia.

"Mengentas kemiskinan itu adalah kewajiban kita semua. Khususnya bagi umat Islam, itu sudah tercantum dalam ayat Allah di Al Quran," katanya saat berorasi dalam peluncuran "tagline" atau slogan PKB 1 Kan Indonesia di DBL Arena, Jalan Ahmad Yani Surabaya, Sabtu (29/9/2018).

Seperti dilansir Antara, dalam kesempatan itu, pasangan Jokowi di Pemilu Presiden 2019 ini memastikan akan memprioritaskan pengentasan kemiskinan bagi rakyat Indonesia bila terpilih.

"Infrastruktur untuk mengentas kemiskinan ini sudah dibangun oleh Pak Jokowi di berbagai wilayah Indonesia. Maka jika terpilih lagi nanti, saya tinggal meneruskan untuk menghilangkan disparitas antara masyarakat miskin dan kaya di Indonesia," katanya.

Ma'ruf, seperti yang telah disampaikan dalam berbagai kesempatan sebelumnya, menyatakan telah memiliki format yang dinamakan Arus Baru Ekonomi Indonesia untuk menghilangkan disparitas antara miskin dan kaya.

"Arus Baru Ekonomi Indonesia ini bukan untuk mengembangkan disparitas dalam rangka menyingkirkan masyarakat kaya dan mengangkat yang lemah, melainkan mengupayakan agar keduanya sama-sama kuat," katanya.

Dia mencontohkan, jika saat ini yang berkembang adalah swalayan pemilik modal besar, ke depan yang berkembang harus swalayan milik umat atau rakyat.

"Selain itu disparitas antardaerah maupun dengan pusat juga harus dihilangkan," ucap Ma'ruf.

 

2 dari 2 halaman

Infrastruktur Sudah Ada

Ma'ruf menyatakan tidak sulit untuk menghilangkan disparitas tersebut. Sebab, infrastrukturnya sudah dirintis selama Jokowi menjadi presiden selama lima periode yang lalu.

"Pak Jokowi sudah membangun infrastruktur bandara, pelabuhan dan jalan tol yang menghubungkan antardaerah. Maka saya tinggal menjalankan format 'Arus Baru Ekonomi Indonesia' untuk menghilangkan disparitas miskin-kaya yang selama terjadi," ujarnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Loading
Artikel Selanjutnya
Bamsoet Minta Ma'ruf Amin Dipoles Supaya Kalahkan Popularitas Sandiaga
Artikel Selanjutnya
Jokowi Akan Tinjau Korban Gempa Sulteng Besok