Sukses

Keprihatinan Selimuti Ramadan 1447 Hijriah di Gaza

Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi di Gaza berlangsung dalam kondisi yang memprihatinkan. Meski berlangsung di tengah kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang dimulai sejak Oktober 2025, situasi tetap rapuh karena adanya beberapa pelanggaran dan keterbatasan sumber daya yang ekstrem. Warga Palestina di Gaza terpaksa beribadah di masjid-masjid yang rusak parah atau di antara puing-puing bangunan. Kelangkaan bahan pokok dan harga yang melambung tinggi membuat banyak warga tidak mampu membeli kebutuhan untuk sahur dan berbuka. Di lokasi pengungsian, warga mencoba menghidupkan suasana Ramadan dengan kreativitas, seperti membuat lentera (fanous) dari kaleng bekas atau kain bantuan. Dekorasi sederhana khas Ramadan tetap dipasang oleh warga Palestina di Gaza untuk menghadirkan suasana hangat dan solidaritas. Lentera ini menjadi simbol ketahanan dan harapan di tengah gelapnya wilayah akibat krisis listrik.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Liputan6.com

Foto Terkini