Sukses

Hormati Korban Tewas dalam Serangan AS, Venezuela Tetapkan Satu Minggu Masa Berkabung Nasional

Pemimpin sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, mengumumkan masa berkabung nasional selama tujuh hari pada Selasa (6/1/2026). Masa berkabung nasional ini untuk menghormati korban yang tewas dalam serangan militer Amerika Serikat yang menggulingkan Presiden Nicolas Maduro. Venezuela mengklaim bahwa 55 personel militernya tewas dalam serangan militer Amerika Serikat tersebut. Sementara jaksa agung negara itu, tanpa merinci angka pasti, menyebutkan ada puluhan korban tewas baik dari militer maupun sipil. Sebelumnya, Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, ditangkap oleh pasukan khusus Amerika Serikat dalam sebuah operasi militer kilat di Caracas pada Sabtu 3 Januari 2026 dini hari waktu setempat. Penangkapan dilakukan atas perintah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait tuduhan narkoterorisme, perdagangan narkoba internasional, dan penyelundupan kokain. Nicolas Maduro langsung dibawa ke Amerika Serikat dan ditahan di Metropolitan Detention Center (MDC) Brooklyn, New York. Diketahui, Nicolas Maduro telah menjalani sidang perdana di Pengadilan Federal Manhattan pada Senin 5 Januari 2026 dalam kondisi tangan diborgol.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Liputan6.com

Foto Terkini