Sukses

65 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Aceh Rusak, Ketersediaan Stok Bahan Pangan Terancam

Banjir bandang yang menerjang wilayah Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh merendam ribuan hektare sawah dan lahan pertanian. Data sementara posko tanggap darurat bencana Aceh per 7 Desember 2025, kerusakan lahan pertanian di provinsi itu akibat bencana hidrometeorologi sejak 25 November lalu telah mencapai lebih dari 65 ribu hektare. Kerusakan juga terjadi pada jaringan irigasi yang mempersulit pengairan, bahkan setelah lumpur dibersihkan. Sementara sisa material banjir berupa lumpur tebal masih menyulitkan upaya pemulihan lahan. Kerusakan lahan pertanian ini berimbas pada gagal panen skala besar yang mengancam ketersediaan pangan lokal dan bahkan bisa berdampak pada harga pangan di wilayah yang lebih luas. Diketahui, Meureudu, ibu kota Kabupaten Pidie Jaya, merupakan salah satu lumbung pangan utama di wilayah Aceh dan memiliki sektor pertanian padi yang signifikan. Kabupaten Pidie Jaya, termasuk kecamatan Meureudu, dikenal karena produktivitas padinya yang tinggi dan bahkan telah menerima penghargaan dari Kementerian Pertanian. Pada tahun-tahun sebelumnya, hasil panen rata-rata dilaporkan mencapai sekitar 8,5 ton per hektare.
Editor:
Helmi Fithriansyah
Photographer:
Liputan6.com

Foto Terkini