KPU Jamin Pertanyaan Debat Capres-Cawapres Tidak Bocor

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) telah melakukan rapat bersama tim masing-masing pasangan calon presiden dan calon wakil presiden di kantor KPU RI, Jakarta.

Diperbarui 06 Desember 2023, 23:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) telah melakukan rapat bersama tim masing-masing pasangan calon presiden dan calon wakil presiden di kantor KPU RI, Jakarta.

Dalam rapat tersebut membahas terkait dengan debat capres-cawapres yang diawali pada 12 Desember 2023.

Bahasan terkait dengan debat capres-cawapres itu seperti format debat, tema, panelis, moderator serta undangan untuk masing-masing pendukung capres-cawapres.

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari menjamin tidak akan terjadi kebocoran pertanyaan terkait dengan tema masing-masing.

"(Jamin kerahasiaan soal agar enggak bocor) Intinya semua tim pasangan calon sudah tahu temanya," kata Hasyim kepada wartawan di kantor KPU RI, Jakarta, Rabu (6/12/2023).

Apalagi, kata Hasyim, untuk isu-isu yang akan muncul pada debat capres-cawapres pada pilpres 2024, nanti disebutnya terkait dengan tanggung jawab selama lima tahun ke depan.

"Dan tentu yang akan disampaikan isu-isu aktual yang kira-kira akan menjadi ruang lingkup tugas dan tanggung jawabnya selama lima tahun ke depan," ujar Hasyim.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar rapat tertutup bersama dengan masing-masing tim pasangan capres-cawapres di kantor KPU RI, Jakarta. Rapat ini membahas terkait debat capres-cawapres yang akan dimulai pada 12 Desember 2023.

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari mengatakan, dalam rapat itu turut dibahas mulai tema debat capres-cawapres, format debat, panelis, moderator dan undangan untuk masing-masing pendukung capres-cawapres.

"Yang pertama, saudara-saudara sekalian, urut-urutannya ya. Debat pertama itu nanti adalah porsinya untuk debat capres. Debat kedua adalah debat untuk cawapres. Debat yang ketiga adalah debat untuk capres. Debat keempat adalah debat untuk cawapres. Dan yang kelima atau yang terakhir, itu porsinya untuk debat capres," kata Hasyim kepada wartawan di Kantor KPU RI, Jakarta, Rabu (6/12/2023).

Format Debat Pilpres 2024

Untuk debat pertama, nantinya akan lebih dulu dilakukan oleh masing-masing capres pada 12 Desember 2023. Kemudian, debat kedua pada 22 Desember 2023 menjadi porsi cawapres.

Kemudian, untuk debat yang ketiga menjadi porsi dari capres pada 7 Januari 2023. Lalu, yang keempat pada 21 Januari 2024, untuk porsi cawapres dan yang terakhir pada 4 Februari 2024 menjadi porsi capres.

Untuk tema debat pertama capres yakni Pemerintahan, Hukum, HAM, Pemberantasan Korupsi, Penguatan Demokrasi, Peningkatan Layanan Publik dan Kerukunan Warga.

Kemudian, tema debat pertama cawapres yaitu Ekonomi (ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi pajak, perdagangan, pengelolaan APBN-APBD, infrastruktur dan perkotaan)..

Lalu, tema debat kedua capres meliputi Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional dan Geopolitika.

Selanjutnya, tema debat kedua cawapres yaitu Pembangunan Berkelanjutan, Sumber Daya Alam, Lingkungan Hidup, Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat dan Desa.

Dan terkahir tema debat ketiga capres yakni Kesejahteraan Sosial, Kebudayaan, Pendidikan, Teknologi Informasi, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sumber Daya Manusia dan Inklusi.

"Itu yang menjadi tema untuk debat pertama sampai debat kelima dan juga porsi untuk siapa yang akan tampil dalam perdebatan itu," ujar Hasyim.

Panelis dan Moderator Debat Capres-Cawapres

Lalu, terkait dengan pembahasan panelis. KPU telah memberikan kesempatan terhadap masing-masing pasangan capres-cawapres untuk mengusulkan nama-nama tim panelis.

Untuk batas penyerahan nama-nama tim panelis itu sudah diputus pada Jumat, 8 Desember 2023.

"Kemudian, pembicaraan kita yang keempat soal moderator. KPU juga sudah menyiapkan nama-nama usulan untuk moderator. Jadi moderator itu nanti yang akan memimpin atau memoderasi debat capres-cawapres itu," kata Hasyim.

"Masing-masing debat satu sampai debat kelima itu moderator nya ada dua orang, laki-laki dan perempuan," tambahnya.

Jumlah Undangan Debat Capres-Cawapres Dibatasi

Yang terakhir, terkait dengan batas undangan masing-masing pendukung paslon capres-cawapres yang dapat menyaksikan secara langsung yakni berjumlah 50 orang.

"Nah tentang siapa-siapanya kami serahkan kepada masing-masing pasangan calon tentang siapa yang akan diundang atau diberikan undangan tersebut," kata Hasyim.

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

Â