Pertama di Indonesia, SPKLU Ini Gunakan Liquid Cooling dan Split Charging 400 kW

ZORA menjadi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging pertama di Indonesia yang mengadopsi sistem pendingin cairan dari Huawei

Diterbitkan 15 Februari 2026, 13:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Mega Energi Biru Indonesia (MEBI) resmi menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Signature bernama ZORA di kawasan Scientia Garden, Summarecon Serpong, Tangerang, Banten, Sabtu (14/2/2026).

ZORA menjadi SPKLU premium pertama di Indonesia yang mengadopsi sistem pendingin cairan dengan dukungan teknologi dari Huawei melalui platform FusionCharge.

Hadir dengan teknologi Split Charging, ZORA menawarkan kecepatan pengisian ultra-cepat hingga 400 kW melalui sistem distribusi daya cerdas. Infrastruktur ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman pengisian yang lebih efisien, stabil, dan ramah pengguna.

“Dengan menghadirkan teknologi pengisian listrik untuk mobil listrik yang didukung oleh Huawei, kami memperkenalkan infrastruktur yang cepat, andal, dan dirancang untuk mendukung transisi jangka panjang Indonesia menuju energi terbarukan yang ramah lingkungan,” terang Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Presiden Komisaris MEBI Indonesia.

Secara teknis, sistem ini mampu menghadirkan tambahan jarak tempuh hingga satu kilometer per detik pengisian dalam kondisi optimal. Kabel yang digunakan juga lebih ringan, pengoperasian lebih senyap, serta dilengkapi sistem pintar yang dapat beradaptasi dengan berbagai kondisi cuaca.

Jin Song, CEO Huawei Digital Power Indonesia, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung ekosistem energi hijau nasional.

“Melalui kolaborasi erat dengan pemerintah, regulator, mitra industri dan pelaku usaha, kami siap menghadirkan solusi energi yang cerdas, digital, dan rendah karbon guna mendukung target Net Zero Emission dan visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sebagai pengelola sistem kelistrikan nasional, PLN menyambut baik pengembangan SPKLU generasi baru dengan teknologi tinggi yang menghadirkan pengisian lebih cepat, lokasi strategis, serta pengalaman lebih nyaman bagi pengguna kendaraan listrik.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci pengembangan infrastruktur EV yang tidak hanya bertambah secara kuantitas, tetapi juga kualitas layanan.

“SPKLU generasi baru ini menghadirkan pengalaman pengisian kendaraan listrik yang semakin cepat, mudah diakses, dan nyaman bagi pengguna. PLN siap memastikan sistem kelistrikan mendukung pengembangan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan,” jelasnya.

ZORA mendukung seluruh merek kendaraan listrik utama dengan rentang tegangan 200V hingga 1000V.

Menariknya, fasilitas ini telah terintegrasi dengan energi surya dan sistem penyimpanan energi (energy storage system) guna mengurangi ketergantungan pada jaringan listrik utama serta mendorong pemanfaatan energi bersih.

 

Tak Perlu Aplikasi Khusus

Berdiri di atas lahan seluas 1.500 meter persegi, SPKLU Signature ZORA menyediakan 12 slot pengisian daya untuk mobil listrik. Tersedia pula fasilitas pengisian untuk motor listrik, termasuk layanan swap baterai.

Untuk menunjang kenyamanan pengguna, MEBI menghadirkan lounge eksklusif dan toilet ber-AC, menjadikannya lebih dari sekadar tempat mengisi daya.

Kemudahan juga dihadirkan melalui sistem Cashless Terminal yang dikembangkan PT Garuda Rekayasa Infrastruktur Digital (Grid).

“Ini pertama kalinya kami terapkan sistem pembayaran seperti ini di MEBI,” kata Ario Ananggadipa Putra, Chief Product Officer PT Grid.

Dengan sistem ini, pengguna tidak perlu lagi mengunduh aplikasi khusus. Pembayaran cukup menggunakan kartu e-money. Cara ini dinilai praktis, terutama bagi pengemudi pribadi yang tidak perlu memiliki banyak aplikasi pengisian daya.

Cara Mengisi Daya di SPKLU ZORA:

1. Cari slot pengisian yang kosong

2. Colok adaptor charger ke kendaraan

3. Pilih nomor stasiun pada alat Cashless Terminal

4. Tap e-money untuk mengecek saldo

5. Pilih paket pengisian daya (misal 15 kWh, 25 kWh, atau 35 kWh).

Menariknya, jika pengguna memilih paket 35 kWh namun baterai sudah penuh sebelum kuota habis, sisa saldo dapat dikembalikan (refund) dengan melakukan tap ulang pada mesin.

Hadirnya SPKLU Signature ZORA menjadi sinyal kuat bahwa infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia terus berkembang, tidak hanya dari sisi jumlah, tetapi juga kualitas layanan, teknologi, serta kenyamanan pengguna.

Dengan dukungan teknologi global dan sinergi BUMN, pengembangan ekosistem EV nasional kian matang menuju era mobilitas rendah emisi.