Sukses

Perluas Pasar, TVS Rangkul Perusahaan Motor Listrik Ion Mobility Bikes

Liputan6.com, Jakarta - Kawasan Asia Tenggara merupakan rumah bagi lebih dari 200 juta sepeda motor bertenaga bensin. Banyaknya penggunaan kendaraan roda dua bertenaga bensin terus mencemari kualitas udara perkotaan dan lingkungan.

Kabar baiknya, kini penggunaan motor bertenaga listrik sudah mulai banyak diterapkan di daerah Asean. Baru-baru ini TVS mulai membuat pergerakan untuk memperluas penerapan kendaraan ramah lingkungan ini.

TVS Motor Company sendiri merupakan perusahaan motor terbesar ketiga di India. Saat ini, TVS berhasil menjalin kerja sama dengan salah satu produsen kendaraan listrik roda dua di Singapura yang bernama Ion Mobility.

TVS sendiri cukup sukses dalam penjualan motor elektroniknya. Saat ini, e-skuter menyumbang 10 persen dari penjualan skuter TVS. Selain itu, penjualan salah satu model e-skuter TVS iQube telah mendekati 10.000 perbulan nya.

Di sisi lain, Ion Mobility telah meluncurkan motor elektronik bertenaga baterai pertamanya yang bernama Ion M1-S pada akhir tahun 2021. Pihak TVS melihat hal ini sebagai langkah strategis untuk melakukan investasi dan memperluas jejak globalnya.

Perusahaan motor asal India ini mengatakan bahwa pihaknya bertujuan untuk memberikan Ion Mobility bantuan yang dibutuhkan agar dapat berhasil di pasar kendaraan roda dua bertenaga listrik di Singapura dan Indonesia.

Dilansir autocarindia.com, Sudarshan Venu selaku direktur pelaksana, TVS Motor Company, berkata, “Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Ion Mobility. Tujuan kami adalah untuk mendorong pertumbuhan motor listrik premium. Kami juga memiliki visi yang sama. Oleh karena itu, kami sangat ingin mendukung mereka sebagai investor strategis.”

 

2 dari 2 halaman

Masa Depan

Mendukung hal tersebut, Pendiri dan CEO Ion Mobility, James Chan merasa senang dengan kepercayaan dan kerja sama yang diberi dari pihak TVS Motor. James berharap agar dapat memimpin masa depan motor elektrik bersama-sama.

“Kami sangat antusias untuk memanfaatkan pengalaman global TVS untuk mempercepat kesiapan produksi M1-S 'Mobius' kami, serta desain dan pengembangan model lainnya,” ucapnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.