Sukses

Puluhan Ribu Ferrari Kena Recall, Penyebabnya Bukan Hal Sepele

Liputan6.com, Jakarta - Meski berstatus sebagai supercar, namun bukan tidak mungkin setiap model tersebut luput dari cacat produksi. Pasalnya, Ferrari, salah satu produsen supercar asal Italia, baru saja mengumumkan kampanye recall terbesar mereka.

Dalam sebuah informasi yang dilansir Autoindustriya, ini merupakan recall yang ketiga kalinya di mana dalam rentang satu tahun kebelakang, Ferrari, sudah melakukan kampanye penarikan kembali ini sebanyak tiga kali.

Pertama adalah pada November 2021 lalu, di mana sebanyak 5.000 unit Ferrari 458 dan 488 terpaksa ditarik kembali karena ada masalah pada rakitan master silinder atau booster rem yang diproduksi oleh Bosch.

Akibatnya, lantaran adanya malfungsi tersebut menyebabkan mobil akan kehilangan daya pengereman. Ajaibnya baik Ferrari maupun Bosch, mereka tidak tahu apa yang menyebabkan masalah tersebut terjadi.

Selanjutnya pada April 2022 kemarin. Produsen otomotif dengan logo Kuda Jingkrak ini, harus menarik beberapa model terkininya dari pasar otomotif Cina. Adapun beberapa model yang harus direcall antara lain adalah 458 Italia, 458 Speciale, 458 Speciale A, 458 Spider, 488 GTB dan 488 Spider.

Permasalahan yang menghantui beberapa model tersebut juga masih sama, yakni bersinggungan dengan sektor pengereman. Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa tutup minyak rem yang dipasok oleh Bosch tidak bekerja sesuai fungsinya. Dengan begitu, akan membuat vakum di dalam wadah minyak rem.

Sedangkan yang terbaru adalah pada beberapa hari lalu. Ferrari, akhirnya kembali mengumumkan bahwa sebanyak 23.555 unit Ferrari dan terdiri dari 19 model yang sudah mereka luncurkan sejak 2005 silam. Berikut daftar model yang harus ditarik kembali dari pasaran:

* Ferrari 430 2005-2009

* 2005-2011 Ferrari 612 Scaglietti

* 2009-2017 Ferrari California

* Ferrari 612 2010-2011

* Ferrari FF 2012-2016

* Ferrari F12 Berlinetta 2013-2017

* Ferrari LaFerrari 2013-2015

* 2015-2017 Ferrari California T

* Ferrari F60 Amerika 2016

* Ferrari F12 TDF 2017

* Ferrari LaFerrari Aperta 2017

* 2017-2020 Ferrari GTC4 Lusso

* 2018-2020 Ferrari GTC4 T

* Ferrari Portofino 2018-2022

* 2018-2022 Ferrari 812

* Ferrari 488 Pista 2019-2020

* 2020-2022 Ferrari F8 Spider

* 2020-2022 Ferrari F8 Tributo

* Ferrari Roma 2021-2022

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Penyebabnya Seputar Tutup Master Rem

Adapun permasalahan yang terjadi, masih sama seperti yang mereka alami untuk pasar Cina. Tutup minyak rem yang diproduksi oleh Bosch, tidak bekerja sebagaimana mestinya sehingga dapat menyebabkan rem bocor dan fungsi rem akan gagal total.

Konsumen yang berada di Amerika Serikat, akan mendapatkan informasi resmi terkait penarikan kembali tersebut. Apabila Anda adalah konsumen Ferrari dengan model dan tahun produksi serta diimpor dari Amerika Serikat, sejatinya Anda harus memeriksakan supercar kesayangan Anda ke bengkel resmi terdekat.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS