Sukses

Top 3: Pangsa Pasar Daihatsu Naik Tipis dan Royal Enfield Himalayan Terbaru

Liputan6.com, Jakarta - Pandemi Corona Covid-19 berdampak besar terhadap penjualan kendaraan roda empat di Indonesia pada tahun 2020. Namun, tren positif mulai terlihat saat memasuki semester 2 2020.

Tren positif pada artikel "Dihajar Pandemi Corona Covid-19, Pangsa Pasar Daihatsu Naik Tipis pada 2020" menjadi berita terfavorit pagi ini.

Selain itu, dua berita menarik lainnya adalah "5 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini, 13 Januari 2021" dan "Perkuat Karakter Adventure, Royal Enfield Himalayan Terbaru Dibekali Sistem Navigasi". Berikut rangkumannya.

1. Dihajar Pandemi Corona Covid-19, Pangsa Pasar Daihatsu Naik Tipis pada 2020

Penjualan otomotif tahun lalu cukup berat untuk dilalui bagi pabrikan roda empat maupun roda dua di Indonesia. Hantaman pandemi virus Corona Covid-19, menjadi faktor utama melemahnya daya beli masyarakat sehingga berpengaruh terhadap industri secara keseluruhan.

Namun, memasuki semester dua 2020, penjualan mobil menunjukan tren yang positif. Hal tersebut, merupakan sinyal baik memasuki tahun ini, meskipun pandemi masih berlangsung.

Baca selengkapnya di sini.

 

2 dari 5 halaman

2. 5 Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini, 13 Januari 2021

Bagi Anda yang masa berlaku SIM (Surat Izin Mengemudi) akan habis dalam waktu dekat, sebaiknya segera melakukan perpanjangan. Jika sudah terlanjur habis, maka diberlakukan penerbitan seperti SIM baru.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyediakan layanan SIM Keliling di 5 lokasi hari ini (13 Januari 2021). Anda bisa memanfaatkan layanan ini yang ingin memperpanjang SIM.

Baca selengkapnya di sini.

3 dari 5 halaman

3. Perkuat Karakter Adventure, Royal Enfield Himalayan Terbaru Dibekali Sistem Navigasi

Royal Enfield Himalayan dikabarkan bakal mendapat tambahan fitur baru. Dalam beberapa informasi yang beredar, salah satu yang baru adalah sistem navigasi, atau disebut Tripper Navigation oleh Royal Enfield.

Penempatannya ada di klaster digi-analog kokpit Himalayan yang sebelumnya ada. Alias bisa jadi, bergabung dengan kompas.

 

Bukan seperti sistem perta canggih di ponsel pintar. Konsepnya adalah turn-by-turn navigation buatan Google. Sekadar menampilkan petunjuk arah berbentuk panah.

Baca selengkapnya di sini.

 

4 dari 5 halaman

Infografis 3 Tips Cuci Masker Kain untuk Cegah Covid-19

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: