Sukses

Mobil Jarang Dipakai karena Bekerja dari Rumah, Jangan Lupakan Hal Ini

Liputan6.com, Jakarta - Mencegah penularan virus Corona Covid-19, pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas dan bekerja, belajar, dan beribadah di rumah masing-masing. Adanya imbauan ini membuat kendaraan harus terparkir cukup lama di garasi rumah.

Meski kendaraan hanya terparkir, pemilik wajib memperhatikan beberapa hal penting, sehingga mobil tidak berdebu dan akhirnya berjamur.

Saat tersimpan, banyak pemilik mobil memilih untuk menutupnya dengan sarung sebagai upaya mencegah hadirnya debu dan jamur. Namun hal itu ternyata bukan cara yang ampuh.

Seperti dilansir Garda Oto, penggunaan sarung mobil dalam jangka panjang ternyata dapat membuat debu terus menempel dan memperbesar kemungkinan munculnya jamur.

Apabila jamur muncul di bagian bodi mobil, tentu tampilan cat mobil menjadi kusam. Lalu bagaimana menghindari hal ini terjadi?

Pemilik sebaiknya membiarkan mobil terparkir di garasi tanpa menggunakan sarung ketika tidak menggunakannya cukup lama.

Penggunaan sarung mobil ternyata dapat membuat udara terjebak, sehingga suhu lembab yang seharusnya keluar akan menjadi bercak jamur pada bodi mobil.

**Ayo berdonasi untuk perlengkapan medis tenaga kesehatan melawan Virus Corona COVID-19 dengan klik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Bersihkan dengan Lap

Meski demikian, hal ini juga berlaku bila mobil terparkir di ruangan terbuka, sehingga debu harus rajin dibersihkan pemilik kendaraan.

Bila kotor hanya karena debu, Anda cukup membersihkannya dengan cara dilap. Namun bila mobil terkena hujan, maka Anda perlu mencucinya sebelum memasukkan mobil kembali ke garasi.

Jika masih ingin menggunakan sarung, Anda harus lebih rajin membersihkan mobil. Pemilik juga sebaikya menggunakan mobil bila sudah cukup lama terparkir. Hal ini berguna mencegah terjadinya kerusakan mesin dan menghilangkan debu yang menumpuk.

Mazda CX-30 | First Drive | Compact Crossover Rasa Sedan