Sukses

Ribuan Taksi Bluebird Kembali Beroperasi Pasca Banjir

Liputan6.com, Jakarta - Tiga pool Bluebird di wilayah Jabodetabek terendam banjir pada 1 Januari lalu. Sedikitnya 1.500 armada taksi terendam air dan mengalami kerusakan.

Setelah dua minggu melakukan penanganan, operasional tiga pool Bluebird berangsur normal karena taksi telah mendapatkan perbaikan. Hal itu diungkapkan Noni Purnomo, Direktur Utama, PT Blue Bird Tbk melalui siaran resminya.

"Dengan dukungan bantuan dari pengemudi dari pool lain serta keluarga besar Bluebird Group, operasional dari ketiga pool tersebut berangsur sudah normal. Kami di perusahaan sangatmengapresiasi kebersamaan yang selama ini telah menjadi kekuatan dari perusahaan," kata Noni.

Selain melakukan pemulihan terhadap armada,perusahaan juga memberikan perhatian terhadap kondisi pengemudi dan karyawan yangterimbas banjir.

Melalui program Bluebird Peduli, perusahaan memberikan bantuan santunan kepada 700 karyawan dan pengemudi Blue Bird Group.

“Kami sangat berharap bantuan ini dapat sedikit banyak mengurangi beban mereka, khususnya kepada pengemudi Bluebird yang selama ini telah memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” tutur Noni.

2 dari 2 halaman

Sejumlah Armada Terendam Banjir, Operasional Blue Bird Terbatas

 Akibat luapan air hujan yang deras di derah kota Jakarta dan sekitarnya, sejumlah armada taksi blue bird terendam banjir, yang menyebabkannya tidak beroperasi.

Direktur Marketing PT Blue Bird, Amelia Nasution, mengatakan pelayanan Blue Bird saat ini terbatas, pihaknya hanya melayani melalui pool-pool yang tidak terdampak banjir, hingga batas yang tidak ditentukan.

Sebelumnya, belasan hingga puluhan mobil taksi di lokasi pul Blue Bird Kramat Jati, belakang Pasar Hek, Jalan Pondok Gede, Jakarta Timur, terendam banjir.

Ia juga membenarkan jika beberapa pul dari Blue Bird Group, mengalami kebanjiran akibat dari luapan air deras yang mengguyur Kota Jakarta dan sekitarnya Rabu, 1 Januari 2020.

Dia mengaku jika hingga saat ini, pihaknya fokus melakukan evakuasi dan pendataan terhadap unit operasional yang terdampak dari banjir ini.

Di kesempatan yang sama, Asisten Manager Komunikasi Blue Bird Steven Sanjaya mengatakan hingga saat ini masih melakukan inventarisasi terkait kerugian yang dialami Blue Bird akibat banjir, Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Loading
Artikel Selanjutnya
Sejumlah Armada Terendam Banjir, Operasional Blue Bird Terbatas
Artikel Selanjutnya
Pul Taksi Terendam Banjir, Manajemen Blue Bird Fokus Evakuasi dan Data Kerusakan