Sukses

Mitsubishi Indonesia Jawab Rumor yang Berkembang Soal Model Baru

Liputan6.com, Jakarta - Rumor Mitsubishi Indonesia bakal menghadirkan produk baru menyeruak. Isunya, pabrikan berlambang tiga berlian itu mempersiapkan model Low Sport Utility Vehicle (LSUV) yang mengambil basis Xpander, dan kembalinya Mitsubishi Kuda.

Untuk Xpander facelift mendapat ubahan rupa dan tambahan fitur. Termasuk pula kenaikan harga akibat transformasinya.

Sementara LSUV disebut sengaja dihadirkan untuk menyaingi beberapa model yang sudah ada di pasaran, seperti Honda BR-V, Toyota Rush dan Daihatsu Terios. Terakhir Kuda yang pernah eksis di era 90-an, dihidupkan untuk menggempur segmen medium MPV (Multi Purpose Vehicle).

Kami pun mencoba menghubungi Mitsubishi Indonesia untuk mengonfirmasi kebenarannya. Namun, Imam Choeru Cahya, Executive General Manager Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) tak memberikan balasan.

Justru isu ini ditanggapi Deputy Group Head of Planning & Communication Group PT MMKSI Intan Vidiasari yang menampik adanya produk baru dalam waktu dekat. Lantaran belum ada informasi terkait hal itu.

“Kan belum ada informasi bakal ngeluarin produk baru, itu kan rumor,” ungkapnya pada Rabu (18/09).

Walau begitu, ia meyakinkan, pihaknya akan terus menghadirkan produk baru. Karena sudah menjadi komitmen mereka di dunia otomotif Tanah Air.

Hanya belum tahu kapan kemunculannya. Pihaknya tak bisa serta-merta mengenalkan barang anyar tanpa mempertimbangkan banyak hal.

"Produk baru pasti ada terus. Baik pengembangan yang sudah ada maupun yang totally new. Ke depan pasti ada terus, tapi kan timing-nya yang selalu harus dipertimbangkan," jelasnya pada Rabu (18/09).

 

2 dari 2 halaman

Usia Xpander

Xpander sendiri pertama kali dikenalkan ke publik pada 2017 melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). MPV ini langsung direspons positif masyarakat, bahkan Mitsubishi sempat kewalahan memenuhi permintaan.

Jika dihitung sejak kemunculannya dari Agustus 2017, berarti usia Xpander sudah dua tahun lebih. Jika benar Xpander di-facelift, sebenarnya terbilang cukup cepat. Namun, bukan berarti tidak mungkin terjadi.

Mengingat langkah ini dapat memicu kembali minat pasar. Apalagi, menurut Intan, momen penyegaran tidaklah menentu.

Dengan kata lain, tak ada pedoman yang mengharuskan facelift dilakukan dalam interval tertentu. Ada faktor yang mempengaruhi keputusan.

“Gak tentu (termin facelift), tergantung sama perkembangan pasar,” terangnya.

Kemungkinan lain, versi spesial atau terbatas. Mitsubishi sempat menjual Xpander dengan tambahan aksesori. Tampilannya menjadi lebih atraktif dari model standar.

Sedangkan LSUV dan Kuda, peluangnya terbilang kecil. Mengingat Juli lalu, produsen otomotif berlambang tiga berlian itu, baru memasarkan Triton dan Outlander PHEV. 

Sumber: Oto.com

Loading
Artikel Selanjutnya
Berumur 2 Minggu, Seberapa Laris Mitsubishi Xpander Cross?
Artikel Selanjutnya
Punya Dana Rp200 Jutaan untuk Mobkas, Pilih Toyota Rush atau Mitsubishi Xpander?