Sukses

Jelang Lebaran, Berapa Banyak Peningkatan Kredit Kendaraan Bermotor?

Liputan6.com, Jakarta - Pembelian kendaraan bermotor, seperti mobil dan motor bakal meningkat jelang Lebaran. Pasalnya, banyak masyarakat yang mudik Lebaran menggunakan kendaraan pribadi, karena masih memiliki beberapa keunggulan, seperti waktu yang fleksibel dan juga lebih nyaman.

Nah, dengan meningkatnya pembelian kendaraan bermotor, seberapa besar yang dibeli secara kredit alias pembiayaannya?

Dijelaskan Direktur Keuangan Adira Finance, I Dewa Made Susila, menjelang hari raya umumnya pembiayaan kredit kendaraan bermotor naik lima sampai 10 persen dibanding bulan biasa.

"Jelang Lebaran, permintaan otomotif naik. Kita kalau menjelang puasa, booking kita paling tinggi. Kalau tidak naik, pasti ada kejadian luar biasa, harga komuditas naik, atau konsumen wait and see," jelas Made saat berbincang dengan wartawan di sela-sela buka puasa bersama media, Jumat (11/5/2019).

Lanjutnya, kenaikan pembiayaan jelang Lebaran ini, berlaku baik untuk pembelian mobil baru maupun mobil bekas. Sementara itu, jika dilihat dari jenis kendaraan, di Adira Finance memang masih didominasi sepeda motor, sebanyak 55 persen dan mobil 45 persen.

"Tapi kalau berbicara outstanding loan itu sudah 50 persen-50 persen. Mobil kan tenornya jangka panjang, bisa tiga sampai lima tahun. Sedangkan motor, dua sampai tiga tahun," pungkasnya.

2 dari 3 halaman

Asuransi Syariah

Sementara itu, memanfaatkan momen Ramadan dan jelang Lebaran, Adira Insurance juga meluncurkan Travelling Syariah. Produk ini, merupakan perjalanan berbasis syariah, untuk melindungi pelanggan selama perjalanan umrah dan haji.

Namun di luar itu, produk ini juga merupakan asuransi perjalanan yang juga bisa digunakan oleh para pecinta otomotif. Khususnya, bagi yang suka melakukan touring menggunakan sepeda motor.

"Travelling Syariah itu sebenarnya asuransi perjalanan buat segala perjalanan Anda, include kalau mau riding ke mana gitu. Karena produk kita Travelling Syariah. Buat pelanggan yang ingin merasakan asuransi dengan sistem tolong menolong, prinsip syariah," pungkas Auralusia Rimadiana, Chief Sales and Distribution Officer Adira Insurance, di acara yang sama.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Penyaluran Pembiayaan Syariah Adira Finance Tumbuh 95 Persen hingga April 2019
Artikel Selanjutnya
Adira Finance Rilis Produk Syariah Umrah Tanpa Jaminan