Sukses

Fungsi Switch Starter Sepeda Motor dan Cara Memperbaikinya

Liputan6.com, Jakarta Apakah Anda pernah mengalami motor mogok karena tombol starter tidak bisa berfungsi? Kemudian, hal itu menyebabkan Anda harus menggunakan kick starter yang tidak jarang membuat Anda kelelahan karena cukup menguras tenaga Anda.

Salah satu penyebab hal tidak menyenangkan itu terjadi adalah karena rusaknya fungsi switch starter.Dalam dunia otomotif, khususnya sepeda motor, switch starter atau yang biasa disebut bendik starter adalah salah satu komponen terpenting yang dimiliki sepeda motor.

Pasalnya, jika fungsi switch starter kendaraan tidak berjalan, maka dipastikan kendaraan Anda tidak akan bisa dioperasikan.

Namun, sebenarnya apa pengertian switch starter yang menjadi salah satu kunci penting berfungsinya kendaraan Anda?

Dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (22/1/2019), switch starter adalah saklar dalam sistem kontrol pembakaran kendaraan bermotor bermesin internal yang mengaktifkan sistem listrik utama kendaraan.

2 dari 5 halaman

Fungsi Switch Starter

Fungsi switch starter adalah sebagai suatu peralatan yang menghubungkan dan memutuskan arus listrik secara tidak langsung. Dengan kata lain, switch starter kurang lebih berperan seperti saklar lampu yang ada di rumah Anda.

Untuk menyalakan switch starter, sepeda motor dilengkapi dengan tombol starter yang biasanya berwarna kuning yang berada di setir sebelah kanan serta kunci kontak yang berada di bawahnya. Langkah pertama adalah dengan memutar kunci kontak ke arah tulisan on.

Selanjutnya, untuk menyalakannya adalah dengan menekan tombol starter menggunakan jempol tangan kanan sembari menarik gas yang berada di stir sebelah kanan menggunakan tangan kanan serta dibarengi dengan tangan kiri yang menahan rem sebelah kiri.

Selain untuk menyalakan motor, fungsi switch starter juga untuk mematikan mesin motor. Namun, caranya tidak sesulit menyalakan mesin motor. Anda hanya perlu memutar kunci kontak ke arah off, maka mesin motor Anda akan segera mati.

Ketika membongkar motor, Anda dapat menemukan switch starter yang menghubungkan antara dinamo starter sepeda motor dengan aki menggunakan kabel yang berukuran lumayan besar.

3 dari 5 halaman

Tanda Switch Starter Rusak

Cara pertama, pastikan terlebih dahulu jika baterai atau aki sepeda motor Anda dalam kondisi prima atau baik. Dan untuk melakukan pengecekan tersebut, Anda dapat melakukan pengecekan memakai perkiraan atau melakukan pengecekan menggunakan alat.

Untuk melakukan pengecekan menggunakan perkiraan, dapat anda lakukan dengan cara memantau beberapa lampu indikator yang berada pada panel speedometer sepeda motor.

Atau dengan cara lain yaitu jika lampu sen dari sepeda motor dinyalakan, maka pada panel speedometer lampu indikatornya akan berkedip.

Dan jika kedipan lampu sen tersebut tidak terlalu redup, maka dapat diperkirakan jika kondisi baterai ataupun aki sepeda motor anda masih dalam kondisi bagus.

Cara kedua, Anda dapat mengetahui ketika fungsi switch starter atau bendik starter rusak yaitu saat tombol starter ditekan, namun yang terdengar hanya bunyi cetak-cetak.

Meskipun arus energi dari bendik tetap ada, bisa dipastikan switch starter sudah tidak kuat memutar dinamo starter, yang kemudian membuat mesin motor Anda tidak dapat menyala.

4 dari 5 halaman

Cara Memperbaiki Switch Starter

-Ketika Anda telah yakin jika fungsi switch starter mengalami kerusakan, langkah-langkah berikut dapat Anda lakukan untuk memperbaiki switch starter kendaraan Anda.

-Lepaskan penghubung kabel elektrik starter yang menuju ke switch starter.

-Lepas kabel kabel yang menuju ke switch starter dengan memakai solder.

-Setelah seluruh kabel yang menuju ke switch starter terlepas dengan baik, maka langkah selanjutnya silahkan Anda lakukan pembongkaran di bagian body switch starter tersebut.

-Kemudian, Anda dapat melakukan pengamplasan pada setiap ujung kutub dari switch starter tersebut.

-Tujuan dari proses pengamplasan pada kutub switch starter adalah untuk membersihkan bagian-bagian yang kotor atau sudah berkarat sehingga dalam proses aliran arus listrik pada bendik akan menjadi lebih baik.

-Karena di dalam switch starter juga terdapat pegas, maka anda bisa mencoba untuk kembali merenggangkan pegas yang berada di dalam switch starter tersebut. Serta lakukanlah dengan hati-hati, dan jangan sampai patah pegasnya.

-Untuk tahapan terakhir tentang cara memperbaiki switch starter adalah dengan memasang kembali penutup switch starter yang sebelumnya telah anda lepaskan.

Serta usahakan kembali untuk melakukan pemasangan di beberapa bagian yang sangat rentan dengan memakai solder agar bisa terpasang dan merekat dengan kuat

5 dari 5 halaman

Komponen Penting Sepeda Motor

Setelah memahami fungsi switch starter, selanjutnya Liputan6.com akan menjelaskan berbagai komponen penting dari kendaraan sepeda motor. Berikut adalah beberapa komponen penting sepeda motor yang perlu Anda perhatikan agar tidak mudah rusak.

1. Rem

Komponen rem ini memiliki tugas cukup berat terlebih ketika jalanan macet. Untuk itu, periksa bagian rem ini mulai dari kanvas rem, oli rem, hingga ketegangan rem.

2. Continously Variable Transmission atau CVT

Mengingat komponen ini merupakan penggerak utama dari skuter matik, pemeriksaan CVT adalah hal yang wajib dilakukan. Bagian yang wajib diperiksa adalah roller, v-belt, serta kopling otomatis. Bila terlihat sudah tipis, segera ganti.

3. Karburator atau Injektor, Kopling, Katup

Biasanya, setelah melakukan perjalanan jauh settingan sepeda motor terkadang berubah. Untuk itu, periksa kondisi sepeda motor dengan cara servis ringan, tune up, dan memeriksa karburator atau injektor termasuk katup. Hal itu semua dilakukan agar kuda besi Anda kembali bertenaga.

4. Kaki-Kaki

Saat digunakan, jalanan yang dilalui mungkin tak seluruhnya mulus. Oleh karena itu, pemeriksaan velg, jari-jari velg, hingga shockbreaker perlu dilakukan.

5. Oli atau Pelumas

Normalnya, oli diganti setelah pemakaian 2.000 kilometer. Namun, di saat motor dipakai untuk perjalanan jauh, ada konsumen yang langsung menggantinya, sekalipun jarak tempuh masih di bawah 2.000 kilometer atau 1.500 kilometer.

Penggantian oli secara teratur dapat memberikan keuntungan banyak. Sebab, oli bertugas melumasi setiap bagian mesin untuk dapat berputar dengan baik.

6. Kelistrikan, Kabel Kelistrikan atau Pengapian

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kabel kelistrikan dan sistem pengapian. Sekalipun memiliki usia cukup lama, komponen ini perlu diperhatikan pula.

7. Ban

Tekanan angin ban dapat berubah setiap melakukan perjalanan jauh. bahkan, tidak jarang ban menipis jika jalur yang digunakan bebatuan yang dapat menggerus karet ban dengan cepat. Pengecekan ban perlu dilakukan agar perjalanan berikutnya akan tetap aman.

 

Reporter: Yunisda Dwi Saputri

Sekolah Ambruk di Bogor Tak Kunjung Diperbaiki

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Motor Listrik Ini Banyak Dilirik, Apa Kelebihannya?
Artikel Selanjutnya
Honda Siapkan Cafe Racer 300 Cc