Sukses

BMW X1 Kini Mengusung Penggerak Roda Depan

Liputan6.com, Muchen - Lima tahun lalu, CEO BMW Norbert Reithofer berucap soal mobil dengan penggerak roda depan. Setidaknya enam model BMW bakal menganut sistem penggerak ini.

Setelah BMW 2 Series Active Tourer, kini giliran New X1 model 2016 memakai lay out penggerak roda depan.

Pabrikan Bavaria ini membuka informasi soal all new BMW X1 2016 jelang acara peluncurannya di Jerman pada Oktober dan public premier-nya di Frankfurt Motor Show 2015, mendatang.

Dengan mengadopsi penggerak roda depan, BMW yakin hadirnya All New X1 ini mampu melampaui pencapaian generasi sebelumnya yang ludes terjual sejumlah 730 ribu unit. Demikian dilansir dari Motoroids, Rabu (3/5/2015).

Secara teknis, hal baru pada all new X1 meliputi penggerak roda, tata letak mesin, dan pengaturan suspensi.

BMW menjelaskan, penggunaan bearing, kap, dan rangka high-strength steel berbahan alumunium membuat X1 model 2016 mampu memangkas bobot sebesar 135 kg dibanding generasi sebelumnya.

Crossover BMW generasi kedua ini juga memiliki dimensi yang lebih pendek 36 mm. Sementara lebarnya dimelarkan 21 mm dan panjang 53 mm untuk memberikan ruang kabin yang lebih lega.

Dijelaskan, desain dari dashboard juga berubah total, BMW menuturkan bahwa revisi difokuskan pada sektor kemudi. Untuk sistem iDrive tersedia dalam dua pilihan ukuran layar; 6,5 inci atau 8,8 inci.

Untuk jantung pacunya, BMW X1 model 2016 ini tersedia dalam mesin bensin empat silinder dan diesel dengan dukungan teknologi BMW TwinPower Turbo. Mesin empat silinder 2,0 liter untuk pasar India tersedia dalam varian output 150 Tk, 190 Tk, dan 231 Tk.

Dengan sistem penggerak baru dan pemangkasan bobot mobil, BMW mengklaim konsumsi BBM all new X2 17 lebih irit 17 persen dan emisi C02 yang dihasilkan juga lebih rendah.



(gst/sts)