Liputan6.com, Liverpool - Pemain belakang klub Liverpool, Kolo Toure sukses menghindar dari sanksi larangan mengemudi. Padahal, mantan bek tangguh Arsenal ini telah dua kali kedapatan melanggar batas kecepatan pada pada April dan Mei 2014 lalu.
Melansir laman Dailymail, Selasa (19/5/2015), Toure melanggar batas kecepatan dua kali berturut-turut melanggar kecepatan dalam seminggu. Adapun pelanggaran tersebut antara lain melaju pada kecepatan 92 km/jam di zona 65 km/jam serta memacu hingga 116 km/jam di zona 80 km/jam.
Saat sidang, pengacaranya pun berpendapat jika Toure sampai harus menggunakan transportasi umum maka akan berdampak tidak baik karena sosoknya yang terlalu terkenal sehingga berpotensi mengancam keselamatannya. Selain itu, kontrak Toure di Liverpool pun kemungkinan akan habis dalam waktu dekat.
Toure pun juga mengakui kesalahannya melaju dengan kecepatan tinggi melebihi batas yang telah ditentukan. Saat itu, ia mengaku sedang terburu-buru ingin menjenguk adiknya yang dirawat di rumah sakit akibat terserang Leukemia.
Mendengar pledoi tersebut, Hakim pun hanya menjatuhi hukuman denda sebesar 660 Pound Sterling atau Rp 13,6 juta dan biaya pengadilan sebesar 300 Pound Sterling atau sekitar Rp 6,18 juta. Sementara itu, SIM pesepak bola asal Senegal ini dijatuhi penalti sebanyak 8 poin.
Angka ini tidaklah seberapa ketimbang upah yang diterima Toure selama membela Liverpool. Tim berjuluk The Reds tersebut menggaji Toure sebesar 60 ribu Pound Sterling atau sekitar Rp 1,23 miliar per pekan.
(ysp/ian)
Dua Kali Langgar Batas Kecepatan, Kolo Toure Cuma Ditilang
Toure mengaku sedang terburu-buru ingin menjenguk adiknya yang dirawat di rumah sakit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/879671/original/098101400_1432008751-28C0600A00000578-0-image-a-2_1431795421437__1_.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Menyemai Harapan dari Limbah Kelapa Lewat Karya Kreatif Komunitas Disabilitas11 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
- Sustainable Fashion Lebih Dari Bahan Organik, Dilema yang Perlu Dipahami1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
- Mengikuti Perjalanan Sampah Organik dari Rumah sampai Jadi Kompos1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
- Konservasi Penyu Lekang di Pantai Biaung Perkuat Perlindungan Ekosistem Pesisir2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal3 hari yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam4 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375486/original/079437900_1792149415-cek_fakta_-OJK_pinjol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350102/original/012008800_1789559335-Cek_fakta_-_ustaz_Abdul_Somad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375195/original/050145200_1792134418-Screenshot_2026-10-16_132433.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375276/original/040735700_1792137600-cek_fakta_-_ustaz_wijayanto_-bantuan.jpg)