Liputan6.com, Stamford - Sebuah mobil Ferrari Enzo yang terlibat kecelakaan tunggal di sebuah jalan bebas hambatan ternyata dikemudian oleh seorang montir. Akibat kejadian, sang pemiliknya harus menatap kerugian jutaan dolar AS.
Adalah Michael Fux (71) yang tak bisa tertidur nyenyak karena memutuskan untuk membawa Ferrari Enzo ke diler Miller Motorcars. Saat perjalanan menuju bengkel, sebagaimana dilansir dari Carbuzz, Minggu (29/6/2014), mobil kesasyangnnya itu justru mengalami kecelakaan.
Menurut kepolisian, supercar berlogo kuda jingkrak itu mengalami kecelakaan di jalan tol pada Senin pukul 08.45 pagi waktu setempat.
Kecelakaan diakibatkan laju tinggi dari supercar yang tak bisa dikendalikan sehingga menghantam tembok pembatas jalan pada sisi kanan. Ferrari Enzo berkelir merah mengalami kerusakan yang cukup parah. Baik penumpang dan pengemudi mobil tersebut bisa diselamtkan tanpa mengalami cedera serius. 
Untuk diketahui, Ferrari Enzo merupakan mobil termahal yang hanya diproduksi sebanyak 350 unit dan dibanderol dengan harga mahal. Sebagai catatan, Ferrari Enzo bekas ditaksir seharga lebih dari US$ 2 juta atau setara Rp 24 miliar (estimasi kurs: Rp 12.021 per dolar AS).
Mobil yang diproduksi mengguankan nama bapak pendiri Ferrari itu, hadir dengan mesin tengan V12 berkapasitas 6,0 liter yang bisa memproduksi tenaga sebesar 651 PS pada 7.800 rpm dan torsi 657 Nm pada 5.500 rpm.
Dikombinasikan dengan sistem transmisi 6-percepatan, Ferrari Enzo bisa berakselerasi dari kecepatan nol hingga 97 km per jam dalam 3,14 detik dan nol hingga 160 km per ham dalam 6,6 detik.
Ngebut di Tol, Montir Ini Bikin Ringsek Ferrari Rp 24 M
Menurut kepolisian, supercar berlogo kuda jingkrak itu mengalami kecelakaan di jalan tol pada Senin pukul 8.45 pagi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/698561/original/407274.jpg)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal12 jam yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam1 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru1 minggu yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357131/original/047451800_1790234905-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4455298/original/012467700_1686039725-Preskon_Presiden_Jokowi_usai_Rakornas_III_PDIP-HERMAN__3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306335/original/075578900_1784874762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-24T133156.067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372199/original/025007600_1791871347-HOAX__33_.jpg)