Sukses

Lewat #AksiCantik, Unilever Indonesia Ajak Para Santri Menebar Aksi Kebaikan di Kehidupan Sehari-Hari

Acara Unilever Indonesia dan Kemenag merupakan inisiatif untuk mendukung pemberdayaan remaja perempuan yang ada di Indonesia.

Liputan6.com, Jakarta Unilever Indonesia mendukung pemberdayaan remaja perempuan yang ada di Indonesia. Melalui brand Sunsilk, Citra, dan Glow & Lovely, perusahaan bekerja sama dengan Kementerian Agama menggelar acara #AksiCantik.

Acara ini sendiri merupakan inisiatif untuk mendukung pemberdayaan remaja perempuan yang ada di Indonesia, agar bisa turut serta dalam menebar aksi kebaikan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Mulai dari membantu sesama, menjaga kebersihan lingkungan, hingga meningkatkan rasa percaya diri. 

 

Salah satu isu yang diangkat dalam acara #AksiCantik adalah pentingnya memberikan inspirasi kepada remaja perempuan di Indonesia.

Terlepas dari kemajuan teknologi dan digitalisasi, ternyata masih banyak siswa SMA & SMK yang bingung menentukan ingin menjadi apa dan bekerja di bidang apa.

Padahal, dengan akses internet yang mereka nikmati saat ini, seharusnya mencari informasi apapun itu jadi semakin mudah dilakukan. 

Faktanya, ada banyak para siswa yang masih membutuhkan sosok, kegiatan, dan informasi yang dapat memberikan motivasi serta pengalaman terkait pemanfaatan digital dalam berbagai aspek, seperti bisnis, kreativitas, dan pentingnya pendidikan.

Pentingnya Memberikan Inspirasi ke Remaja Perempuan

Sehubungan dengan itu, penting diadakan suatu kegiatan yang dapat memberi inspirasi kepada para remaja perempuan tentang apa yang mereka dapat lakukan untuk masa depan mereka. 

“Kami melihat pentingnya dukungan untuk memberdayakan remaja perempuan di Indonesia, terutama para santri putri, tercermin dari tantangan dan peluang yang dihadapi oleh generasi muda dalam menghadapi masa depan yang semakin kompleks dan dinamis,” ujar Putri Paramita, Beauty & Wellbeing Indonesia Marketing Lead, Unilever Indonesia

“Para santri putri, sebagai bagian dari kelompok remaja perempuan yang potensial, perlu disiapkan dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masa kini, termasuk pemahaman akan teknologi digital, kreativitas, kewirausahaan, serta pemahaman akan pentingnya pendidikan,” lanjutnya. 

Dia menambahkan, dukungan yang diberikan kepada mereka akan membantu memastikan bahwa mereka siap menghadapi tantangan dan peluang yang ada di masa depan, serta menjadi agen perubahan yang positif dalam masyarakat dan bangsa ini.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Angkat Tema Womenpreneur

#AksiCantik telah menjangkau 710.000 santri dan santri putri dan 1.000 pesantren di 9 kota di Indonesia, yaitu Banjarmasin, Semarang, Bandung, Palembang, Jakarta, Lampung, Bengkulu, Padang dan Makassar. 

Unilever Indonesia percaya bahwa hadirnya program ini mampu memberikan dukungan dan bimbingan kepada para siswa agar dapat meraih masa depan yang lebih cerah serta mengatasi tantangan dalam menentukan jalur karier mereka. 

Menariknya lagi, dalam #AksiCantik ini, salah satu brand Unilever yakni Sunsilk mengangkat tema Womenpreneur yang berfokus pada pengenalan bisnis digital.

Bahasan ini sendiri mencakup pemahaman tentang peluang dan tantangan dalam bisnis digital bagi perempuan, serta langkah-langkah awal untuk memulai bisnis tersebut. 

Ya, tak bisa dipungkiri bahwa dalam dunia bisnis digital, keterampilan digital khusus sangat diperlukan untuk berhasil.

Itulah mengapa setiap perempuan wajib mempelajari minimal satu skill untuk perkembangan hidupnya. Pada kesempatan yang sama, acara ini juga membagikan tips dan trik yang berguna untuk mengelola bisnis digital dengan lebih efisien.

 

 

3 dari 3 halaman

Soroti Pentingnya Pendidikan dan Craftpreneur Bagi Perempuan

Di sisi lain, ada Glow & Lovely yang dalam acara ini menyoroti pentingnya pendidikan bagi perempuan. Pada dasarnya pendidikan tinggi adalah hal penting yang harus dimiliki.

Selain bisa membuka wawasan seseorang jadi lebih luas, pendidikan diyakini menjadi salah satu kunci sukses dalam berkarir dan menjalani kehidupan pribadi pada perempuan. Dengan pendidikan, setiap orang bisa berkesempatan untuk berkontribusi secara positif bagi masyarakat keseluruhan.

Tak ketinggalan, brand Citra senantiasa mendukung perempuan Indonesia untuk terus berprogres, memberikan pelatihan “Tangan-Tangan Cantik” pada para siswa.

Merupakan pelatihan untuk mengasah kreativitas di bidang kerajinan tangan dengan peluang bisnis. Kreativitas mereka memiliki potensi untuk menghasilkan ide-ide berharga dalam dunia bisnis, mendorong perempuan untuk menjadi pengusaha dan memberikan dampak besar pada Indonesia. 

Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA mengatakan, sebagai umat Islam perlu melakukan banyak tabungan amalan yang bisa dimulai dari lingkungan terdekat.

"Saya melihat Unilever Indonesia yang produknya sangat dekat dengan kita sudah melakukan banyak tabungan ini. Berbagai inisiatif positif yang dilakukan Unilever Indonesia baik untuk banyak masjid, pesantren, hingga para santri,” jelas dia. 

Inisiatif Unilever Indonesia lewat program #AksiCantik ini nyatanya tak hanya sampai di situ saja. Sebab, ada berbagai program pemberdayaan lainnya yang juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan nilai dari para perempuan di Indonesia. Mulai dari Sunsilk yang mendorong para perempuan untuk menggapai mimpi dan mengembangkan potensi diri. 

Lalu, ada program Bintang Beasiswa Glow & Lovely yang memberikan bantuan kepada ratusan remaja putri untuk melanjutkan pendidikan mereka, membuka pintu bagi mereka menuju masa depan yang lebih cerah dan berkesinambungan. Tak ketinggalan, ada program Tangan-tangan Cantik Citra yang bertujuan untuk menginspirasi ide-ide kreatif dalam membangun peluang bisnis melalui berbagai kerajinan tangan. 

"Tindakan kebaikan yang dilakukan hari ini adalah investasi untuk masa depan yang lebih baik. Mari kita terus memberdayakan perempuan Indonesia untuk menerangi langkah-langkah mereka sendiri, karena kebaikan tidak mengenal batas dan komitmen kita untuk memberdayakan tidak boleh berhenti pada satu tempat saja," tutup Putri.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.