Sukses

Para Bankir Ikuti Aksi Donor Darah Pertama Sejak Pandemi

Liputan6.com, Jakarta Untuk pertama kalinya sejak pandemi, 500 bankir dari bank di Indonesia menggelar aksi donor darah bertajuk #YUKDONORDARAH di Menara BTN Jakarta (29/9). Aksi donor darah Bank BTN bekerjasama dengan Ikatan Bankir Indonesia (IBI), Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), serta Bankers Association for Risk Management (BARa) juga diserahkan dukungan perlengkapan medis kepada Palang Merah Indonesia (PMI).

Acara #YUKDONORDARAH dihadiri Ketua PMI M Jusuf Kalla, Ketua Umum IBI Haryanto T Budiman, Wakil Sekretaris Jenderal Perbanas Rita Mirasari, Ketua Umum Bara Agus Sudiarto, Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo beserta jajaran direksi dan komisaris.

Menurut Haru Koesmahargyo, jumlah pendonor pada kegiatan pertama sejak Pandemi Covid-19 mencapai 500 orang dan erupakan wujud peduli bankir kepada sesama.

Wakil Sekjen Perbanas Rita Mirasari menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan kegiatan rutin IBI dan tahun ini berkolaborasi dengan Perbanas serta BARa dengan harapan dapat memberi manfaat dan sebagai inspirasi bankir untuk selalu berbagi melalui donor darah.

“Kegiatan yang juga merupakan program kerja bidang sosial IBI ini mudah-mudahan dapat dilaksanakan setiap tahunnya” ujar Direktur Eksekutif IBI, Eko Taufik Wibowo.

Pada acara ini, juga turut diberikan bantuan senilai Rp 200 juta dari ketiga asosiasi kepada PMI.“Kegiatan yang juga merupakan program kerja bidang sosial IBI ini mudah-mudahan dapat dilaksanakan setiap tahunnya” ujar Direktur Eksekutif IBI, Eko Taufik Wibowo.

Dalam kegiatan ini, juga turut diberikan bantuan senilai Rp 200 juta dari ketiga asosiasi kepada PMI. Selain itu, Bank BTN menyerahkan perlengkapan medis donor darah sebagai bentuk tanggung jawab sosial korporasi.

Ketua PMI Jusuf Kalla menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak mengingat idealnya tersedia 2% kebutuhan kantong darah dari total populasi warga DKI Jakarta setiap harinya yang membutuhkan 1.000 kantong darah dan menyampaikan pesan agar acara ini dapat berlanjut di masa depan demi kebaikan masyarakat.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.