Sukses

SGI Kantongi Empat Perusahaan yang Siap Melantai di Bursa Saham Indonesia

Liputan6.com, Jakarta PT Satu Global Investama (SGI), perusahaan financial advisor & investment, yang membiayai Pre-IPO financing hingga listing menggelar diskusi dengan tema “ Strategi PT Satu Global Investama di tahun 2023”.

SGI membagikan pencapaiannya di Tahun 2022, pada kuartal III/2022 dengan mengantarkan satu perusahaan yang bergerak dibidang logistic dengan total market cap perusahaan tersebut mencapai Rp 2 triliun dan berhasil menghimpun dana IPO sebesar Rp 179 miliar serta strategi di tahun 2023 akan membawa 4 perusahaan untuk IPO .

Calvin Lutvi, Founder & CEO SGI mengungkapkan, “Tahun ini kami tutup pada kuartal III-2022 dengan mengantarkan satu perusahaan yang bergerak di bidang logistik dengan total market cap perusahaan tersebut mencapai Rp2 triliun dan berhasil menghimpun dana IPO sebesar Rp179 miliar. Dengan ini kami turut membantu merealisasikan target BEI untuk mendorong lebih banyak lagi perusahaan melakukan IPO,”

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga bulan September 2022 ini mencatat ada 44 perusahaan yang telah melakukan aksi korporasi melantai di pasar modal dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp21,8 triliun.

Paul Andreas, Managing Director SGI menambahkan, “Fokus SGI di tahun 2023 sedikit berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tahun depan kami lebih selektif dalam memilih perusahaan yang dapat kami biayai, bahkan kami turut ikut berinvestasi di dalam perusahaan tersebut. Seperti halnya empat perusahaan yang telah masuk dalam daftar kami, di mana perusahaan tersebut memiliki kualitas terbaik dari sisi fondasi perusahaan, manajemen, hingga perencanaan jangka panjang yang sangat baik untuk pengembangan perusahaan. Tahun 2023 jutaan investor bisa mulai melirik perusahaan yang akan kami bawa melantai di bursa yang bergerak di sektor F&B, IT, olahraga, dan peternakan”

Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sampai dengan bulan Agustus 2022 jumlah investor pasar modal di Indonesia mencapai 9,45 juta investor atau jumlahnya mengalami peningkatan hingga delapan kali lipat sejak tahun 2017.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

BERANI BERUBAH: Gurihnya Rezeki Ketam Isi