Sukses

LONGi Gandeng Utomo SolaRUV Garap Potensi Energi Terbarukan dan Lapangan Kerja Hijau

Liputan6.com, Jakarta Indonesia mempunyai peranan yang sangat besar dalam transisi energi dari energi fosil ke energi bersih. Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap menjadi salah satu strategi pemerintah untuk menggenjot pengembangan energi terbarukan di tanah air dalam mengejar target bauran EBT 23% pada 2025.

Semakin tingginya minat masyarakat dan industri dalam memasang PLTS atap, harus diimbangi oleh kualitas panel surya. Penggunaan label SNI pada panel surya adalah wajib dimiliki produsen panel surya sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No 2 Tahun 2021.

“Panel surya label SNI tentu sangat bisa menjadi rujukan dari kualitas panel surya, terlebih produsen panel surya tersebut adalah perusahaan panel surya tier 1 di dunia. Utomo SolaRUV yang merupakan perusahaan penyedia jasa solusi sistem PLTS Atap nasional adalah distributor resmi dari panel surya LONGi sekaligus menjadi pioner panel surya berlabel SNI di Indonesia. Sebagai distributor resmi LONGi, Utomo SolaRUV menyediakan produk panel surya berlabel SNI dengan varian 455Wp dan 545 Wp serta tipe terbaru dari Longi”, tegas Anthony Utomo yang juga adalah anggota B20 Energy, Sustainability and Climate Taskforce Member  yakni Working Group yang bertugas mempersiapkan policy paper dari konteks dunia usaha bagi KTT G20 dimana Indonesia menjadi tuan rumah pertama kalinya dalam sejarah.

Dalam kesempatan yang sama juga hadir Chin Lee, Vice President of APAC Longi Green Energy Technology Co., Ltd. "Longi Solar adalah produsen modul dan wafer terintegrasi dan terbesar di dunia dengan teknologi yang terus berkembang. Kami mendukung sepenuhnya mitra kami, Utomo SolaRUV di Indonesia untuk memberi pelayanan, edukasi teknologi dan sistem terbaik ke masyarakat dan pengguna PLTS di Indonesia"

Efek peningkatan minat PLTS Atap juga membuka peluang pekerjaan baru di bidang energi terbarukan. Semakin banyak ditemui kontraktor EPC PLTS Atap, Utomo SolaRUV melihat kondisi ini sebagai peluang dan tantangan. Dikatakan peluang karena harapan akselerasi transisi energi bisa jadi lebih cepat tercapai. Namun, jika EPC menyediakan layanan dan sistem komponen PLTS Atap berkualitas rendah atau bahkan tidak taat peraturan pemerintah seperti kewajiban standarisasi label SNI, maka akan merusak ekosistem PLTS Atap.

Program Solarpreneur SolaRUV Partner diharapkan menjadi pemicu akselerasi transisi energi serta terbukanya peluang kerja di bidang energi terbarukan. Sebagai distributor resmi dan pusat service center produsen komponen PLTS Atap level dunia, Utomo SolaRUV menjamin kualitas dan mutu produk-produk yang mereka distribusikan ke konsumen.