Sukses

7 Cara Mudah dan Efektif Atasi Kulit Terbakar Sinar Matahari

Liputan6.com, Jakarta Mungkin Anda sering keluar rumah melupakan tabir surya. Ketika sudah berada di luar, Anda baru mengingatnya ketika merasakan sinar matahari yang begitu terik menyerap ke kulit Anda. Hingga akhirnya kulit Anda merasa seperti terbakar dan timbul kemerahan.Ketika Anda sudah merasakan seperti itu, Anda harus segera mengatasinya. Karena jika dibiarkan, justru akan memperparah keadaan kulit Anda.

Selain bisa menggunakan beberapa produk pilihan, Anda juga bisa mengatasinya dengan bahan-bahan alami. Beberapa bahan ini mungkin sangat mudah ditemukan di sekitar rumah Anda, seperti lida buaya atau cuka apel.

Anda bisa mengatasi masalah tersebut dengan berbagai cara. Namun, cara-cara berikut ini mungkin akan lebih cepat membantu Anda untuk mengatasi masalah akibat sengatan sinar matahari di siang hari, seperti melansir laman Real Simple, Senin (8/2/2021).

1. Hindari paparan sinar matahari langsung

Yang terpenting adalah Anda harus menghindari paparan sinar matahari langsung sebisa mungkin. Ketika Anda sedang keluar rumah dan sudah merasakan kulit terasa terbakar, harus cepat-cepat meninggalkan tempat tersebut. Hindari sinar matahari langsung sampai Anda benar-benar merasa sedikit membaik.

2. Mandi dengan cuka sari apel

Terlalu banyak menghabiskan waktu berpanas-panasan dengan sinar matahari tentu akan membuat Anda seperti lobster berwarna merah. Jika hal tersebut sudah terjadi, yang Anda butuhkan hanyalah obat untuk mengatasinya.

Dendy Engelman, seorang dokter bersertifikat, menyarankan untuk mandi menggunakan cuka sari apel. Rendamlah tubuh Anda selama sekitar 10 menit.

Cuka sari apel dianggap dapat mengembalikan tingkat pH kulit. Bahkan sifat anti inflamasi dari cuka sari apel juga dapat menenangkan kulit yang teriritasi. Belum lagi ditambah kandungan asam asetat yang akan melembutkan kulit sekaligus untuk membantu sel-sel mati terkelupas.

3. Gunakan lidah buaya

Selain cuka sari apel, lidah buaya juga bisa untuk mengatasi masalah tersebut. Bahkan bahan ini sangat mudah ditemukan di lingkungan tempat tinggal.

Papri Sarkar seorang dokter kulit mengatakan, lidah buaya memiliki sifat penyembuhan yang akan mengurangi rasa sakit, mendinginkan kulit, dan menyembuhkan kulit Anda yang bermasalah itu. Anda bisa menggunakan lidah buaya yang segar dan dingin untuk mengatasinya.

4. Hindari pembersih yang keras untuk kulit

Joshua Zeichner seorang dokter kulit mengatakan, cukuplah mencuci wajah untuk menghilangkan kotoran, debu, dan keringat.

Ketika kulit sudah terasa perih akibat paparan sinar matahari, mencuci wajah dengan pembersih atau eksfoliator yang berbahan keras justru akan lebih mersak kulit dan menambah rasa perih.

Untuk itu, pakailah produk yang dirasa dapat menenangkan kulit dan jangan pakai produk yang berbahan terlalu keras.

 

2 dari 2 halaman

5. Konsumsi antioksidan

Menurut Engleman yang merupakan seorang dokter, rasa kulit terbakar disebabkan oleh sinar UV yang kuat menembus penghalang kulit dan merusak radikal bebas yang akhirnya mengubah lapisan luar menjadi berwarna merah.

Salah satu cara lain untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menambah kandungan antioksidan dalam tubuh Anda. Antioksidan itu biasanya banyak ditemukan dari makanan yang mengandung vitamin C.

Kandungan tersebut akan membantu melindungi kulit dari serangan radikal bebas dengan cara menetralkan oksidatif yang dapat merusak sel. “Serum vitamin C paling efektif,” ujarnya.

6. Melembapkan kulit

Selain memberikan rasa panas, terkena paparan sinar matahari langsung juga akan membuat kulit kering.

Ketika kulit Anda kering itu artinya Anda juga membutuhkan sesuatu yang dapat melembapkan. Anda harus cepat menangani dengan pereda yang efektif untuk kulit Anda sendiri.

Ketika kulit Anda sudah terasa terbakar dan kering, itu akan memudahkan garis kerutan muncul di wajah.

Karenannya, Anda bisa mencari produk yang mengandung vitamin C atau E untuk membantu menetralkan radikal bebas tersebut. Selain itu, kandungan tersebut juga dapat menghidrasi kulit.

 Reporter: Aprilia Wahyu Melati

 

BERANI BERUBAH: “Jangkrik Bos” Raup Jutaan Rupiah