Kronologi Kecelakaan Maut Mobilio Tabrak Pikap di Rasuna Said

Polisi menduga kecelakaan yang terjadi pada dini hari tersebut dipicu oleh kecepatan tinggi Mobilio.

Diterbitkan 22 Oktober 2026, 18:24 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kecelakaan di Rasuna Said tewaskan satu orang dan lukai lima lainnya.
  • Diduga kecepatan tinggi Honda Mobilio menjadi pemicu utama insiden tersebut.
  • Polisi masih selidiki penyebab pasti, termasuk hasil tes urine pengemudi.

Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan yang melibatkan minibus Honda Mobilio dan mobil pikap Isuzu di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, menewaskan satu orang dan menyebabkan lima orang lainnya mengalami luka-luka. Polisi menduga kecelakaan yang terjadi pada dini hari tersebut dipicu oleh kecepatan tinggi Honda Mobilio.

Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Kharisma Arbita Bangsa mengatakan dugaan tersebut masih didalami berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Sementara karena kecepatan tinggi kendaraan dari olah TKP (tempat kejadian perkara)," kata Kharisma saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (22/10/2026).

Kharisma mengatakan polisi belum dapat memastikan kecepatan Honda Mobilio saat kecelakaan terjadi. Penyidik masih mengumpulkan bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV), serta memeriksa kendaraan dan keterangan saksi.

"Info dari saksi di TKP (tempat kejadian perkara) saat kejadi masih kita dalami bukti-bukti terkait CCTV, cek kendaraan dan hasil olah TKP," ungkapnya.

Polisi juga telah melakukan tes urine terhadap pengemudi Honda Mobilio berinisial KMS. Namun, hasil pemeriksaan tersebut masih ditunggu.

"Untuk pengemudi sudah di tes urine di rumah sakit masih menunggu hasil tes urine dari pengemudi Mobilio," tuturnya.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 01.10 WIB. Saat itu, Honda Mobilio bernomor registrasi kendaraan bermotor (NRKB) B-2607-UFL yang dikemudikan KMS melaju dari arah utara di Jalan H.R. Rasuna Said, tepatnya di dekat Kedutaan Besar Malaysia.

 

Kondisi Korban

Mobil tersebut menabrak bagian belakang pikap Isuzu bernomor polisi B-9766-FM yang melaju searah di depannya. Pikap itu dikemudikan pria berinisial N dan membawa dua penumpang berinisial J dan M.

Akibat benturan tersebut, pikap terguling ke sisi kiri hingga kedua roda di sisi kanannya berada di atas.

Kharisma menjelaskan, pengemudi dan dua penumpang Honda Mobilio mengalami luka-luka dan dibawa ke Rumah Sakit MMC untuk mendapatkan perawatan medis. Pengemudi pikap berinisial N dan penumpang berinisial J juga dilarikan ke rumah sakit yang sama.

Sementara itu, penumpang pikap berinisial M meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Tebet. Kedua kendaraan mengalami kerusakan akibat kecelakaan tersebut.

"Saudara M meninggal dunia dalam perawatan di RS Tebet dan kedua kendaraan terlibat mengalami kerusakan," jelas Kharisma.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6