Pramono Heran Tawuran Berulang di Manggarai, Singgung Fasilitas Olahraga yang Dibangun

Pramono mengatakan, warga pernah meminta dibangunkan sarana olahraga untuk pemuda sebagai upaya mengurangi gesekan pemicu tawuran.

Diterbitkan 19 Oktober 2026, 14:02 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Gubernur menyesalkan tawuran di Manggarai meski fasilitas olahraga sudah dibangun.
  • Fasilitas publik dibangun atas permintaan warga untuk aktivitas pemuda setempat.
  • Enam orang ditangkap karena provokasi dan pembakaran warung saat tawuran.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyesalkan tawuran antar kelompok pemuda masih saja terjadi di Manggarai. Padahal, pihaknya sudah membangun fasilitas publik berupa sarana olahraga sesuai yang diminta warga setempat sebagai ruang aktivitas bagi para pemuda.

Sebelumnya warga meminta pemerintah menyediakan ruang aktivitas bagi para pemuda.

“Padahal di tempat itu, sesuai dengan pada waktu kunjungan saya ke sana, mereka minta untuk dibangunkan fasilitas publik untuk olahraga, dan sudah kita lakukan itu dari CSR yang ada. Tetapi sampai hari ini tawuran itu masih ada,” ujar Pramono di Jakarta Timur Senin (19/10/2026).

 

 

 

 

6 Orang Diamankan

Sebanyak enam orang diamankan setelah tawuran pecah di kawasan Manggarai, Jakarta. Mereka diduga terlibat dalam aksi provokasi dan tawuran yang berujung pada pembakaran warung.

Pramono mengatakan, tawuran melibatkan dua kelompok pemuda yang saling memprovokasi. Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi pembakaran dan gangguan keamanan di lokasi.

“Sampai dengan tadi malam, ada enam orang yang kemudian ditangkap karena dianggap memprovokasi dan melakukan tindakan tawuran yang berlebihan,” kata Pramono.

Menurut Pramono, aparat kepolisian, TNI, dan Pemerintah Kota Jakarta Timur langsung turun ke lapangan setelah tawuran terjadi. Dia juga berkoordinasi dengan Wali Kota Jakarta Timur untuk menangani situasi tersebut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6