Liputan6.com, Jakarta - Persaingan memperebutkan hati seorang janda berujung maut di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Dua pria yang bertetangga terlibat baku hantam di rumah seorang perempuan yang sama-sama mereka dekati.
Perkelahian pada malam itu, berakhir tragis setelah salah seorang di antaranya tewas akibat luka di kepala. Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Dusun Gecos RT 7 RW 4, Desa Gentinggunung, Kecamatan Sukorejo.
Korban, Tubari (49) tewas, setelah terlibat perkelahian dengan Rokhadi (50), yang diketahui merupakan kekasih Haryati (49).
Advertisement
Dugaan awal perkelahian berdarah itu dipicu persoalan asmara dan kecemburuan terhadap Haryati. Peristiwa pembunuhan ini pun terkonfirmasi oleh Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy.
"Telah terjadi perkelahian dua orang di Dusun Gecos, Desa Gentinggunung, Kecamatan Sukorejo, Kendal. Pemicu kedua orang ini saling berkelahi adalah masalah asmara," ujar AKBP Ratna Quratul Ainy saat dikonfirmasi pada Sabtu (17/10/2026).
Peristiwa itu bermula sekitar pukul 19.30 WIB, ketika Rokhadi datang ke rumah Haryati. Sekitar 30 menit kemudian, Tubari menyusul ke rumah tersebut. Tubari mendapati Rokhadi berada di ruang tengah rumah janda tersebut.
Situasi mendadak memanas, saat Tubari menyerang Rokhadi hingga keduanya terlibat perkelahian. Polisi menyebut Tubari diduga membawa gunting saat mendatangi rumah tersebut, namun perkelahian yang berujung maut itu berlangsung menggunakan tangan kosong.
Di tengah situasi yang semakin tegang, Haryati keluar rumah untuk meminta pertolongan kepada tetangganya. Namun saat kembali masuk rumah, ia mendapati Tubari sudah tergeletak setelah terkena pukulan di bagian kepala.
Meski demikian, Tubari saat itu masih sadar dan sempat berbicara dengan Haryati. Rokhadi bersama Haryati kemudian mengangkat korban ke depan rumah.
Benturan Picu Pendarahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375699/original/005376100_1792210808-IMG_20261017_100133.jpg)
Rokhadi juga meminta bantuan tetangga untuk menghubungi istri Tubari agar datang menjemputnya. Namun, kondisi korban memburuk hingga akhirnya tidak sadarkan diri.
Tubari kemudian dibawa pulang ke rumahnya. Nahas, nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka akibat benturan benda tumpul di kepala korban. Pukulan itu menyebabkan perdarahan pada organ dalam korban.
"Pemeriksaan sementara, perkelahian keduanya tidak menggunakan senjata atau alat apa pun, hanya saling pukul menggunakan tangan kosong," ungkap Ratna.
Kini, aparat Satreskrim Polres Kendal telah menangkap Rokhadi. Pelaku menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolres Kendal. Polisi juga telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Penyidik Satreskrim pun masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut. Termasuk pemicu perkelahian dan tindakan yang menyebabkan Tubari meninggal dunia.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324489/original/034633400_1786708826-cek_fakta_balik_nama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375486/original/079437900_1792149415-cek_fakta_-OJK_pinjol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350102/original/012008800_1789559335-Cek_fakta_-_ustaz_Abdul_Somad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375195/original/050145200_1792134418-Screenshot_2026-10-16_132433.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375700/original/017006900_1792210808-IMG_20261017_100110.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375675/original/024616400_1792207272-WhatsApp_Image_2026-10-17_at_10.13.52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375655/original/2203975-email-attachment_2026_10_17_hermawan-arifianto_krisis-bbm-kembali-terjadi-di-jember-pertamina-sebut-jadwal-kapal-tangker-yang-berubah_antre_BBM_Jember_Jatimnet_Atta.jpeg.2000x1333_q85_crop.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5528302/original/061463600_1773276398-5.jpg)