Sejumlah Ruangan di BNPB Disegel Pascaoperasi Tangkap Tangan KPK

BNPB menghormati proses hukum yang sedang berjalan di KPK.

Diterbitkan 14 Oktober 2026, 12:50 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ruangan kantor BNPB disegel KPK pasca operasi tangkap tangan (OTT).
  • Plt Kepala Pusat Data BNPB membenarkan penyegelan dan menghormati proses hukum.
  • KPK menangkap 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian.

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah ruangan di kantor BNPB disegel setelah peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi BNPB, Berton SP Panjaitan, membenarkan hal itu.

"Memang ada beberapa ruangan yang disegel ini demi mungkin KPK bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, tugasnya nanti mempercepat prosesnya. Jadi ada beberapa ruangan, iya," kata Berton saat ditemui di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Rabu.

Berton mengaku belum bisa menjelaskan ruangan apa saja yang disegel oleh pihak KPK. Terkait penahanan 14 orang dalam OTT KPK di kantor BNPB, Berton juga belum bisa berbicara banyak soal itu.

"Seperti yang kami sampaikan tadi, kami sampai saat ini belum mendapatkan nama-nama siapa yang menjadi OTT tersebut," jelas Berton.

 

BNPB Tak Ikut Campur Proses Hukum

Dalam kesempatan yang sama, Berton menegaskan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan di KPK.

"BNPB tentu menghormati kewenangan aparatur penegak hukum untuk menangani perkara ini sehingga nanti kita harapkan nanti ada pernyataan resmi dari KPK," kata Berton.

Terkait substansi kasus yang berkaitan dengan OTT tersebut, Berton mengaku belum bisa berbicara banyak soal itu.

Ia juga tidak bisa menjelaskan secara rinci soal 14 orang yang ditangkap KPK dalam OTT tersebut.

"Seperti yang kami sampaikan tadi, kami sampai saat ini belum mendapatkan nama-nama siapa yang menjadi OTT tersebut," kata Berton menjelaskan.

KPK menangkap 14 orang dalam OTT di lingkungan BNPB, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian.

"Dalam peristiwa ini, tim KPK mengamankan sejumlah 14 orang, di antaranya merupakan Sekretaris Utama atau Sestama," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6