Ketika memimpin pemulihan dampak bencana banjir bandang dahsyat di Manado, Sulawesi Utara, ada kisah menarik Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (JK) dalam memilih hotel saat kunjungan ke lokasi bencana. Karena tidak mau merepotkan staf PMI Manado yang sibuk mengurusi korban banjir, JK menugaskan karyawan Kalla Group di Manado untuk menyiapkan hotel.
Malam sebelum keberangkatan JK mengecek rombongan PMI yang akan menginap selama di Manado pada Senin 20 Januari kemarin. Ternyata staf perusahaannya itu mengabarkan rombongan akan menginap di Hotel Grand Kawanua.
Ketika JK menanyakan lokasi hotel, ternyata agak jauh dari lokasi bencana yang umumnya berada di pusat kota Manado. Karyawan yang ditugasi mencari hotel itu memiliki alasan memilih Grand Kawanua. Yaitu alasan keamanan, sebab berjauhan dengan lokasi lokasi rawan. Lantas apa reaksi JK?
"Pindahkan! Kita bukan mau pergi piknik, namun datang untuk membantu korban bencana. Karena itu, kita harus dekat dari lokasi bencana. Tidak boleh jauh," ujar JK seperti dituturkan dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com di Jakarta, Selasa (21/1/2014).
"Kalau kita jauh malah susah mengoordinasikan bantuan," tegas mantan Wapres ini.
Lagipula, lanjut dia, tujuan dekatnya lokasi penginapan agar mengetahui apa kebutuhan mereka. "Itulah gunanya kita melakukan kunjungan ke lokasi bencana alam," ucapnya.
Mendengarkan penjelasan JK, akhirnya, pihak yang ditugasi mengurus penginapan pun mengalihkan tempat tinggal JK dengan rombongannya ke Hotel Paninsula, yang tak jauh dari lokasi lokasi banjir bandang.
Kampanye Manado Bersih
JK dalam 3 pekan terakhir ini aktif berkunjung ke wilayah bencana, termasuk ke Tana Karo, Sumatera Utara yang warganya sudah hampir 4 bulan menderita di pengungsian karena erupsi Gunung Sinabung.
Selain itu juga, JK juga menyisir korban banjir di Jakarta. Hingga mengunjungi korban banjir bandang di Manado yang telah menewaskan 19 orang tersebut.
Di Manado, JK menyarankan kepada Gubernur Sulut Sinyo H Sarindajang agar menggelar kampanye Manado bersih, dengan melibatkan seluruh potensi warga Manado, seperti perusahaan yang punya truk dan peralatan.
Kampanye ini dimaksudkan agar warga dilibatkan secara sukarela membersihkan lumpur yang masih memenuhi rumah warga yang jadi korban. Gerakan Manado bersih ini bisa dilakukan dalam sepekan. (Ali/Sss)
Baca juga:
Indonesia Dikepung Bencana, SBY: Seluruh Dunia Alami Hal Sama
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Manado, Boediono Disambut JKBanjir Bandang, Manado Krisis Air Bersih
Malam sebelum keberangkatan JK mengecek rombongan PMI yang akan menginap selama di Manado pada Senin 20 Januari kemarin. Ternyata staf perusahaannya itu mengabarkan rombongan akan menginap di Hotel Grand Kawanua.
Ketika JK menanyakan lokasi hotel, ternyata agak jauh dari lokasi bencana yang umumnya berada di pusat kota Manado. Karyawan yang ditugasi mencari hotel itu memiliki alasan memilih Grand Kawanua. Yaitu alasan keamanan, sebab berjauhan dengan lokasi lokasi rawan. Lantas apa reaksi JK?
"Pindahkan! Kita bukan mau pergi piknik, namun datang untuk membantu korban bencana. Karena itu, kita harus dekat dari lokasi bencana. Tidak boleh jauh," ujar JK seperti dituturkan dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com di Jakarta, Selasa (21/1/2014).
"Kalau kita jauh malah susah mengoordinasikan bantuan," tegas mantan Wapres ini.
Lagipula, lanjut dia, tujuan dekatnya lokasi penginapan agar mengetahui apa kebutuhan mereka. "Itulah gunanya kita melakukan kunjungan ke lokasi bencana alam," ucapnya.
Mendengarkan penjelasan JK, akhirnya, pihak yang ditugasi mengurus penginapan pun mengalihkan tempat tinggal JK dengan rombongannya ke Hotel Paninsula, yang tak jauh dari lokasi lokasi banjir bandang.
Kampanye Manado Bersih
JK dalam 3 pekan terakhir ini aktif berkunjung ke wilayah bencana, termasuk ke Tana Karo, Sumatera Utara yang warganya sudah hampir 4 bulan menderita di pengungsian karena erupsi Gunung Sinabung.
Selain itu juga, JK juga menyisir korban banjir di Jakarta. Hingga mengunjungi korban banjir bandang di Manado yang telah menewaskan 19 orang tersebut.
Di Manado, JK menyarankan kepada Gubernur Sulut Sinyo H Sarindajang agar menggelar kampanye Manado bersih, dengan melibatkan seluruh potensi warga Manado, seperti perusahaan yang punya truk dan peralatan.
Kampanye ini dimaksudkan agar warga dilibatkan secara sukarela membersihkan lumpur yang masih memenuhi rumah warga yang jadi korban. Gerakan Manado bersih ini bisa dilakukan dalam sepekan. (Ali/Sss)
Baca juga:
Indonesia Dikepung Bencana, SBY: Seluruh Dunia Alami Hal Sama
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Manado, Boediono Disambut JKBanjir Bandang, Manado Krisis Air Bersih
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378727/original/040838400_1792560617-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9378600/original/015963400_1792553835-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353323/original/048061500_1789960533-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-21T101401.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4751478/original/019919400_1708694702-Gus_Iqdammmm.ok.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/611099/original/jk-manado-140121c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1221670/original/022281500_1462185263-Wapres_Jusuf_Kalla.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377389/original/079593200_1792459670-WhatsApp_Image_2026-10-20_at_08.09.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541033/original/082609300_1774846921-jusuf_kalla_-_iran_klaim_kunjungan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2844337/original/009156800_1562219838-20190704-Ma_ruf-Amin-Temui-Jusuf-Kalla-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362459/original/096970900_1790789205-IMG_4351.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2786469/original/030687800_1556069165-20190423-Bandar-Udara-Internasional-Yogyakarta-Bakal-Beroperasi-Akhir-April-2019-TEBE-10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323057/original/029470100_1786598614-cek_fakta_-_jusuf_kalla_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336983/original/057528000_1788228352-al1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9335446/original/013482700_1787984566-pg29-jusuf-kalla-0b7276.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334261/original/044014400_1787827645-WhatsApp_Image_2026-08-27_at_06.50.29.jpeg)