Sukses

Kasus Video Asusila Pelajar, DPR Akan Panggil Mendikbud

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan tidak menutup kemungkinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh akan dipanggil untuk dimintai pertanggungjawaban terkait kasus video asusila yang melibatkan pelajar di beberapa wilayah, termasuk DKI Jakarta.

"Ya tidak menutup kemungkinan Mendikbud akan dipanggil, karena ini hal yang luar biasa. Ini adalah hal mendasar, ada missing link di sistim pendidikan kita, bahwa tindakan amoral bisa dilakukan di dalam kelas," kata Taufik di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (31/10/2013).

Selain itu, Taufik yang juga merupakan Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjelaskan bahwa sekolah harus bertanggung jawab atas pembangunan pendidikan dan moral anak bangsa. Sebab, sekolah punya peran penting dalam mendidik seorang anak dan tidak bisa melepas tanggung jawab kepada orangtua saja.

"Saya minta Pak Menteri mengumpulkan kepala-kepala sekolah, pendidikan itu tidak bisa serta merta dipasrahkan ke orangtua, tetapi sama-sama. Di sekolah, harus ada benteng moralitas yang harus disampaikan dengan baik kepada anak didik," tegasnya.

Menurutnya, langkah beberapa sekolah yang memasang CCTV untuk memantau anak didiknya di dalam sekolah sangatlah baik. Akan tetapi, pembentukan etika dan moral harus terus dibangun kepada para siswa.

"Kita harus menghadapi tantangan globalisasi dengan kemajuan teknologi yang bisa mempermudah anak untuk mengakses video porno. Karena itu tanam budi pekerti, jangan cuma larangan jam malam saja, tapi ternyata di sekolah pun bisa melakukan tindakan amoral seperti itu. Masalah moralitas ini yang harus kita tekankan bersama-sama," papar Taufik. (Eks)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini