Sukses

Daerah Sekitar IKN Diyakini Akan Berkembang

Daerah-daerah di Kalimantan diyakini akan tumbuh dan berkembang jika Ibu Kota Nusantara sudah selesai dibangun.

Liputan6.com, Jakarta - Daerah-daerah di Kalimantan diyakini akan tumbuh dan berkembang jika Ibu Kota Nusantara sudah selesai dibangun. Investor akan datang untuk membangun berbagai fasilitas di daerah sekitar IKN.

"Kalau IKN jadi, daerah di sana akan berkembang. Orang akan investasi di sana. Saya berharap daerah sekitar IKN akan tumbuh dan berkembang paska IKN jadi," kata Direktur Eksekutif Segara Research Institute, Piter Abdullah.

Menurut dia, pemerintah tidak bisa berharap banyak investor akan masuk sebelum proyek pembangunan IKN jadi. Piter mengatakan, investor akan masuk ke IKN dan daerah sekitarnya jika pembangunan infrastruktur dasar sudah selesai, dan masyarakat yang beraktivitas di sana semakin ramai.

"Kalau bangun kota, siapa (investor) yang mau bangun jalan, bendungan, itu kan barang publik yang menjadi kewajiban pemerintah untuk membangun. Kalau itu jadi, baru orang akan investasi," ujar Piter.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Konsistensi

Piter mengatakan, investor asing bukan penentu jadi atau tidak proyek IKN. Faktor penting untuk keberlangsungan pembangunan IKN adalah konsistensi pemerintah.

"Pembangunan tidak harus langsung Rp400 triliun diguyurkan di sana semua. Bangun kota kan pasti bertahap. Sekarang dibangun dulu kantor, jalan, rumah menteri, nanti bertahap kehidupan kota mulai tumbuh, setelah itu orang akan investasi," katanya.

Piter yakin jika pemerintah sudah membangun fasilitas pasar, swasta akan masuk. Ketika masyarakat semakin ramai di IKN, investor akan bangun hotel.

"Jadi pemerintah harus membuktikan konsistensi membangun ibu kota baru. Sekarang paling penting selesaikan membangun IKN dari infrastruktur dasar, bendungan, jalan. Pelan-pelan IKN jadi dan akan ada investasi masuk," kata Piter.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini