Liputan6.com, Jakarta: Usulan mengubah cadangan devisa negara dari dolar Amerika Serikat ke mata uang euro sangat sulit dilakukan. Selain nilai tukar euro yang belum stabil, faktor lain yang membuat usulan tersebut sukar dilaksanakan adalah belum adanya kesepakatan antara negara-negara pengguna euro soal nilai tukar mata uang tersebut. Penilaian ini diungkapkan mantan Menteri Keuangan Frans Seda di Jakarta, baru-baru ini.
Frans Seda menambahkan, hambatan lainnya berasal dari utang Indonesia yang selama ini dihitung dengan dolar AS. Sejatinya, jika diubah, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara akan terpengaruh. Dia menilai, perlu waktu lebih dari sepuluh tahun seandainya niat tersebut hendak dilaksanakan.
Usulan menggunakan euro sebagai pengganti dolar AS juga dilontarkan mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Rizal Ramli, beberapa waktu silam. Menurut dia, euro bisa menggantikan dolar AS sebagai alat tukar perdagangan luar negeri [baca: Euro Diusulkan Mengganti Dolar AS dalam Perdagangan].(SID/Dewvina Oktora dan Agus Prijanto)
Frans Seda menambahkan, hambatan lainnya berasal dari utang Indonesia yang selama ini dihitung dengan dolar AS. Sejatinya, jika diubah, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara akan terpengaruh. Dia menilai, perlu waktu lebih dari sepuluh tahun seandainya niat tersebut hendak dilaksanakan.
Usulan menggunakan euro sebagai pengganti dolar AS juga dilontarkan mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Rizal Ramli, beberapa waktu silam. Menurut dia, euro bisa menggantikan dolar AS sebagai alat tukar perdagangan luar negeri [baca: Euro Diusulkan Mengganti Dolar AS dalam Perdagangan].(SID/Dewvina Oktora dan Agus Prijanto)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375486/original/079437900_1792149415-cek_fakta_-OJK_pinjol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350102/original/012008800_1789559335-Cek_fakta_-_ustaz_Abdul_Somad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375195/original/050145200_1792134418-Screenshot_2026-10-16_132433.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375276/original/040735700_1792137600-cek_fakta_-_ustaz_wijayanto_-bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/390667/original/140403aDevisa.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)