Liputan6.com, Jakarta: Ada motif ekonomi di belakang penyerangan pasukan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat ke Irak. Pengamat perminyakan Kurtubi mengatakan, beberapa waktu sebelum diserang, Presiden Irak Saddam Hussein pernah mengusulkan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa agar basis penjualan minyaknya dibayar dengan mata uang euro. Bahkan, usulan itu sempat didukung Iran. Hal inilah yang diduga menjadi satu di antara motivasi AS menyerbu Irak. Demikian penjelasan Kurtubi di Jakarta, Sabtu (22/3).
Lebih lanjut, Kurtubi mengungkapkan, transaksi minyak dunia setiap tahun mencapai miliaran dolar AS. Jika basis mata uang transaksi diubah menjadi euro, menurut Kurtubi, perekonomian AS akan mengalami guncangan sangat serius. "Perdagangan minyak itu paling besar di dunia. Kalau nilai perdagangan yang tinggi itu dipindahkan dari dolar ke euro, Amerika akan mengalami goncangan finansial yang luar biasa," kata Kurtubi.
Penyerangan Irak memang kental dengan isu keinginan Presiden AS George Walker Bush menguasai minyak Negeri Seribu Satu Malam. Dugaan itu didukung laporan lembaga swadaya di AS Office of Government Ethic. Disebutkan dalam laporan itu, sejumlah pejabat tinggi AS termasuk Bush dan Wakil Presiden Dick Cheney, memiliki keterkaitan dengan sejumlah perusahaan minyak [baca: Bush-Petinggi AS Banyak Terlibat Bisnis Minyak].(ZAQ/Alfito Deannova dan Gatot Setiawan)
Lebih lanjut, Kurtubi mengungkapkan, transaksi minyak dunia setiap tahun mencapai miliaran dolar AS. Jika basis mata uang transaksi diubah menjadi euro, menurut Kurtubi, perekonomian AS akan mengalami guncangan sangat serius. "Perdagangan minyak itu paling besar di dunia. Kalau nilai perdagangan yang tinggi itu dipindahkan dari dolar ke euro, Amerika akan mengalami goncangan finansial yang luar biasa," kata Kurtubi.
Penyerangan Irak memang kental dengan isu keinginan Presiden AS George Walker Bush menguasai minyak Negeri Seribu Satu Malam. Dugaan itu didukung laporan lembaga swadaya di AS Office of Government Ethic. Disebutkan dalam laporan itu, sejumlah pejabat tinggi AS termasuk Bush dan Wakil Presiden Dick Cheney, memiliki keterkaitan dengan sejumlah perusahaan minyak [baca: Bush-Petinggi AS Banyak Terlibat Bisnis Minyak].(ZAQ/Alfito Deannova dan Gatot Setiawan)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375486/original/079437900_1792149415-cek_fakta_-OJK_pinjol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350102/original/012008800_1789559335-Cek_fakta_-_ustaz_Abdul_Somad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375195/original/050145200_1792134418-Screenshot_2026-10-16_132433.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375276/original/040735700_1792137600-cek_fakta_-_ustaz_wijayanto_-bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/389526/original/230303aDampakPerang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)